Home Warta Nusantara

Jalan Tol Pekanbaru- Dumai Diresmikan, Telan 12,18 Triliun

35
Jalan Pekanbaru- Dumai
Presiden Jokowi meresmikan Tol Pekanbaru-Dumai secara virtual, Jumat (25/9/20) sore. (F: YouTube/Sekretariat Presiden)

Barakata.id- Jalan Tol Pekanbaru- Dumai diresmikan, Jumat (25/9/20) sore. Peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dilakukan secara virtual dan disiarkan langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan jalan bebas hambatan yang menghubungkan antara Pekanbaru- Dumai ini mulai dibangun sejak 2017. Jalan yang dibangun oleh pengembang Hutama Karya itu menelan dana sebesar 12,18 triliun.

“Jalan tol sepanjang 131 kilometer ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer, membentang dari Lampung hingga Aceh,” ujarnya seperti dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9/20).

Baca Juga:
Bupati Meranti Irwan Nasir Ungkap Manfaat Pemekaran Otda di Jakarta

Jokowi mengatakan Tol Pekanbaru- Dumai ini sudah dapat dioperasikan. Jalan tersebut memperpendek jarak antara Pekanbaru- Dumai. Sehingga meningkatkan konektivitas aktivitas ekonomi antar kedua kota yang ada di Provinsi Riau itu.

“Truk angkut sawit, pengangkut logistik, pengangkut penumpang dan lain-lain akan lebih efisien menggunakan jalan tol ini,” kata Jokowi.

Dia berharap keberadan jalan tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan, mengembangkan pariwisata dan perekonomian di Riau.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar mengatakan jalan tol itu akan sangat bermanfaat. Tak hanya untuk warga Dumai dan Pekanbaru, melainkan untuk provinsi lain yang menggunakan jalan tersebut.

“Semua pelaku usaha akan ikut menikmati,” kata dia.

Syamsuar juga meminta pengelola jalan tol untuk mengutamakan rest area. Dalam hal ini turut melibatkan masyarakat lokal sehingga memberikan kesejahteraan bagi mereka.

Dari Pekanbaru, jalan tol itu melintasi Kabupaten Siak dan Bengkalis lalu menuju Kota Dumai. Syamsuar menyebut Kota Dumai saat ini menjadi pelabuhan utama yang bergerak di bidang ekspor dan impor di Riau.

Baca Juga:
Yuk, Belajar Sejarah Riau Lingga di Museum Batam

“Pelabuhan Dumai juga dikembangkan jadi penyeberangan antar negara. Jadi tempat Roro Dumia-Melaka,” kata dia.

Sehingga keberadaan jalan tol tersebut akan mampu memperlancar akses perdagangan antar negara. Dia yakin jalan tol itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

“Kami mengharapkan pula presiden memberikan bantuan infrastruktur Pulau Rupat yang merupakan pulau terluar untuk pengembangan pariwisatanya, sehingga menjadi wisata nasional,” kata dia.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin