Jalan Menuju Bandara Direndam Banjir, Akses Dialihkan

757
Jalan Menuju Bandara Banjir
Hujan deras selama dua hari tak henti membuat beberapa kawasan terendam banjir, jalan ke arah Bandara Hang Nadim Batam salah satunya, Sabtu (2/1/21). (F: Ist)

Barakata.id – Jalan menuju Bandara Hang Nadim Batam direndam banjir. Hujan mengguyur Batam sejak Jumat (1/1/21) dan belum juga reda pada Sabtu (2/1/21) siang. Drainase di beberapa wilayah tak lagi mampu menampung debit air. Sehingga menyebabkan air meluap dan menyebabkan banjir.

Salah satu daerah terdampak akibat hujan deras yang melanda Batam 2 hari ini adalah Jalan Hang Tuah. Akibatnya air setinggi 1,2 meter atau sepaha orang dewasa menggenangi jalan tersebut.

Baca Juga:
Angin Gusty dan Air Pasang Tinggi, Warga Diminta Waspada

“Akses ke bandara dan Nongsa jadi tersendat,” kata salah seorang warga yang melewati jalan tersebut, Asep.

Ia mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak Jumat (1/1/21) malam. Akibat hujan tak kunjung reda, genangan air di ruas jalan sebelah kiri dari arah Batam Center itu tak kunjung menyusut.

“Malah semakin tinggi, hujan makin deras,” tuturnya.

Beberapa kendaraan mencoba menorobos genangan air itu. Namun kendaraan malah mogok di tengah genangan air.

“Tadi ada yang coba-coba, malah ngadat. Untung warga sekitar membantu mendorongnya,” ungkapnya.

Saat ini dua polisi terlihat sedang mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif. Yakni dengan lewat di Perumahan Bida Asri 2 lalu menuju ke Jalan Raja Ali Kelana di kawasan Botania 1.

Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Hang Nadim, perkiraan hujan akan berlangsung hingga Minggu (3/1/21). Penyebab hujan ini, akibat adanya pusaran angin lapisan atas (siklonik) yang terletak di sebelah barat Kalimantan Barat. Sehingga hal ini menyebabkan belokan (shearline) curam di wilayah Bintan, Batam, Tanjung Pinang, Karimun, dan Lingga.

Kondisi kelembaban udara lapisan atas juga sangat basah, sehingga memungkinkan awan hujan terbentuk secara masif dalam area yang luas.

Baca Juga:
Detik-Detik Tongkang Terseret Ombak dan Hantam Rumah Warga di Pelantar Tanjunguma Batam

“Sabtu dan Minggu, diperkirakan akan hujan, sesekali disertai petir dan angin kencang,” kata prakirawan Stamet Hang Nadim, Fauzan Latif.

Ia meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang terus menerus mengguyur Batam dan sekitarnya. Bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, diminta untuk berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan angin kencang.

“Bagi masyarakat pesisir seluruh Kepulauan Riau di imbau waspada gelombang pasang air laut yang dapat melebihi potensi tinggi pasang maksimum biasa,” pungkasnya.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin