Home Nusantara Iuran BPJS Batal Naik, Jokowi Diminta Patuhi Putusan MA, Sri Mulyani Lesu

Iuran BPJS Batal Naik, Jokowi Diminta Patuhi Putusan MA, Sri Mulyani Lesu

Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

BPJS Kesehatan
Ilustrasi. Iuran BPJS Kesehatan yang semula naik hingga 100 persen, hari ini dibatalkan oleh Mahkamah Agung, Senin (9/3/20). (F: net)

Terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tidak yakin BPJS Kesehatan akan berkelanjutan (sustain). Pasalnya defisit BPJS Kesehatan sudah besar, apalagi dengan dibatalkannya kenaikan iuran.

Menurutnya, putusan MA akan berpengaruh pada kondisi keuangan BPJS Kesehatan. Meskipun, keputusan ini menguntungkan masyarakat luas.

“Secara keuangan mereka (BPJS) merugi. Sampai dengan saya sampaikan dengan akhir Desember, kondisi keuangan BPJS, meskipun saya sudah tambahkan Rp15 triliun, itu masih negatif, hampir sekitar Rp13 triliun,” ujar Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta seperti dilansir dari Tempo.co, Senin sore.

“Jadi kalau sekarang dengan hal ini, adalah suatu realita yang harus kami lihat. Nanti kami review-lah,” ujar Sri Mulyani dengan nada suara lesu.

Baca Juga :
Utang BPJS Kesehatan Tembus Rp21,16 Triliun

MA membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan melalui putusan judicial review terhadap Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam putusannya, MA menyatakan Pasal 34 Ayat 1 dan 2 Perpres Jaminan Kesehatan tak memiliki kekuatan hukum mengikat. Selain itu, pasal tersebut juga dinyatakan bertentangan dengan sejumlah undang-undang.

Pasal 34 yang dibatalkan oleh MA memuat mengenai kenaikan tarif iuran kelas BPJS yang mencapai 100 persen.

“Tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Dengan adanya putusan MA ini, maka iuran BPJS kembali seperti sebelum Perpres itu diterbitkan.

*****

1
2
SebelumnyaBupati Bintan Panen 1 Ton Ikan Kerapu Macan di Desa Mantang
SelanjutnyaAtraksi Kolosal Melayu Meriahkan Pembukaan Mtq Tanjungpinang ke 1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin