Home Kepulauan Riau

Istri Tewas Dicekik Suami, Kepala Dimasukkan dalam Ember

Supriadi, 32 tahun pelaku (kanan), dan korban Nuvita Sari 26 tahun (kiri). F: batamline.com

Barakata.id, Batam –  Warga perumahan Kavling Pandawa Mandiri, Sagulung Baru, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (2/2/2021) siang geger.
Warga berbondong-bondong datang ke lokasi. Mereka penasaran apa yang sedang terjadi di rumah Blok F No 187.

Isak tangis dan teriakan histeris keluarga  pun pecah seketika, setelah mengetahui Nuvita Sari 26 tahun sudah terbujur kaku di dapur dalam rumahnya.

Baca juga: 

Saat ditemukan, posisi jasad wanita muda itu telungkup dengan kepala masuk ke dalam ember berisikan air sirih yang digunakan korban untuk membersihkan keputihan.

Nuvita diduga tewas dibunuh oleh Supriadi, 32 tahun yang merupakan suami korban. Usai menuruti emosinya, Supriadi menyerahkan diri ke Mapolresta Barelang.

Kepada Polisi, Supriadi mengaku tersulut emosi karena perlakuan dari istrinya, lantaran tak mau dibelikan sepatu kerjanya.

Baca juga: 

“Emosi saya memuncak, karena dia tidak mau memberikan uang untuk beli sepatu. Padahal sepatu saya sudah tidak layak pakai untuk bekerja,” ungkap Supriadi dikutip dari batamline.com.

Diceritakan Supriadi, awalnya korban mengaku tidak memiliki uang untuk memenuhi keinginan suaminya tersebut. Namun pelaku justru menemukan uang yang disimpan korban dalam lemari.

“Dia (Korban) bilang tidak ada uang lagi. Tapi saya jumpa uang dalam lemari. Tiba-tiba uang itu direbut dari tangan saya,” ujar Supriadi.

Disanalah emosinya semakin memuncak dan naik pitam. Tanpa pikir panjang, ia langsung mencekik istrinya hingga lemas.

“Saya langsung cekik sampai lemas. Kejadiannya di dapur. Kebetulan ada ember berisi air daun sirih di dekat saya. Untuk memastikan dia meninggal, kepalanya saya masukkan ke dalam ember itu,” ungkapnya.

Baca juga: 

Supriadi mengaku menyesal setelah kejadian itu.  Ia langsung pergi dari rumah menuju Mapolresta Barelang untuk menyerahkan diri.

“Saya menyesal dan khilaf, makanya saya langsung menyerahkan diri,” akunya.

Sementara Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Juwita Oktaviani mengatakan, kasus tersebut ditangani pihaknya di Mapolresta Barelang.

“Informasi awal yang kita dapat, kejadian ini ditenggarai cekcok rumah tangga. Kita masih melakukan pendalaman. Pelaku juga sudah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan,” ungkap AKP Juwita.

Usai peristiwa itu, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi. Rumah yang menjadi lokasi kejadian juga sudah dipasangi garis polisi.

“Mana adik saya. Dia sendirian di rumah. Saya ingin menemuinya,” teriak histeris seorang perempuan yang mengaku kakak kandung korban.

Baca juga: 

Perempuan itu langsung ditenangkan oleh Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani yang juga turun ke lokasi kejadian.

Jenazah Nurvita, ditemukan di bagian dapur dalam rumahnya. Jasad wanita muda itu telungkup dengan kepala masuk ke dalam ember berisikan air sirih yang digunakan korban untuk membersihkan keputihan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, awalnya korban dan pelaku sempat cek-cok. Pelaku naik pitam. Istrinya dicekik hingga lemas dan mengeluarkan suara seperti mengorok.

Diduga korban belum tewas usai dicekik, pelaku membawa korban ke dapur. Kepala korban dimasukkan ke dalam ember berisikan air sirih tersebut.

*****
Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin