Investor Cina di Batam Diminta Transfer Teknologi ke Pekerja Lokal

53
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Konsul Jenderal RRT di Medan, Qiu Weiwei di Kantor Pemko Batam, Kamis (8/8/19). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta investor Cina yang memiliki perusahaan di Batam melakukan transfer teknologi kepada para pekerja lokal. Dengan demikian, dalam waktu satu atau dua tahun, para pekerja lokal bisa menggunakan teknologi yang ada di perusahaan.

“Transfer ilmunya kalau bisa segera dimulai. Sehingga dua tiga tahun ke depan anak-anak kita sudah bisa, minimal jadi manajer ke bawah. Kalau bagian atas tentu mereka tak mau. Itu mereka juga sudah sepakat,” kata Rudi usai menerima kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Qiu Weiwei di Kantor Pemko Batam, Kamis (8/8/19).

Baca Juga : Batam Butuh Operasi Caesar untuk Urai Hambatan Investasi

Rudi juga meminta investor-investor asal Cina yang ada di Batam mempekerjakan tenaga kerja lokal, bukan seluruhnya dibawa dari negara asal investor. Ia menjanjikan perlindungan kepada seluruh investasi Cina di Batam.

“Yang paling penting tenaga kerja yang bukan kelas atas harus dari kita semua. Dia sudah sepakat,” ujar Rudi.

Untuk diketahui, Qiu Weiwei merupakan Konjen Cina yang baru ditempatkan di Medan Juli lalu. Kunjungannya ke Batam untuk memperkenalkan diri sekaligus melihat perusahaan-perusahaan asal Cina di Batam.

Menurut Rudi, investasi asal negeri Tirai Bambu itu di Batam saat ini sudah cukup banyak. Meski demikian, dalam pertemuan itu Qiu Weiwei, kata Rudi, tetap meminta agar Batam bisa membuka pintu lebar-lebar untuk perusahaan asal Cina berinvestasi di Batam.

Sebelumnya, Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar menyebutkan, Online Single Submission (OSS) berhasil menarik investor asal Cina yaitu Shandong Weima Pumps Manufacturing. Ltd berinvestasi di Batam.

Baca Juga : Batam Punya Delapan Pulau Investasi, Hanya Satu yang Jadi

Dendi mengatakan, perusahaan Weima atau Shandong Weima Pumps Manufacturing Co., Ltd mendapat rekomendasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mengunjungi BP Batam.

“Shandong Weima Pumps Manufacturing., Ltd. atau lebih akrab disapa Weima ini merupakan perusahaan mengkhususkan diri dalam penelitian dan pengembangan teknologi pengangkatan minyak dan gas dari Cina,” katanya usai menerima kunjungan pewakilan perusahaan tersebut di BP Batam, awal bulan ini.

“Perusahaan Weima rencananya akan membuka pabriknya pada bulan Oktober 2019 dan segera merekrut sejumlah tenaga kerja baru di Batam” sambung Dendi.

Menurut Dendi, Senior Development Manager of Overseas Market Shandong Weima Pumps Manufacturing Ltd, Yao Liang dan Market Managernya, Jia Hao, mengungkapkan, jika investasi berjalan dengan lancar, perusahaan mereka berencana akan memindahkan seluruh perusahaannya dari Cina ke Batam.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini