Home Warta Ekonomi Investasi Batam Aero Technic Rp7,29 T, Target 2030 Serap 9.976 Naker

Investasi Batam Aero Technic Rp7,29 T, Target 2030 Serap 9.976 Naker

Investasi Batam Aero Technic
Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama pihak Lion Air Group meninjau KEK BAT, Sabtu (12/6/21). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Ekonomi- Investasi Batam Aero Technic (BAT) sebesar Rp7,29. Saat ini perusahaan tersebut menyerap seribu lebih tenaga kerja. Pada 2030 mendatang BAT targetnya akan dapat menyerap tenaga kerja berkisar 9.976 orang.

Kehadiran BAT ini diharapkan dapat menghemat devisa 65-70 persen kebutuhan Maintenance Repair & Overhaul (MRO) maskapai penerbangan nasional. Biasanya per tahun sebanyak Rp26 triliun mengalir ke luar negeri untuk kebutuhan MRO.

Keberadaan BAT ini diklaim pihak Lion Air Group karena adanya kemudahan berinvestasi di Batam. Pihaknya pun sangat menyambut penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BAT melalui Peraturan Pemerintah No 67 Tahun 2021 yang diserahkan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Sabtu (12/6/21).

Baca Juga:

Presiden Direktur Lion Group Edward Sirait mengatakan pencarian lahan untuk berinvestasi di Batam terelalisasi hanya dalam waktu kurang dari 2 minggu.

“Hal ini merupakan sebuah komitmen dalam memperlancar dan mewujudkan keberhasilan pengembangan KEK BAT di Batam,” kata Edward Sirait saat memberikan sambutan di acara penyerahan KEK BAT.

Edward mengatakan, selain jangka panjang di 2030, untuk jangka menengah, BAT diharapkan mampu menangkap peluang pasar Asia Pasifik yang diprediksi memiliki rata-rata 12.000 unit pesawat udara dan nilai bisnis sebesar US$100 miliar pada 2025.

“BAT menyampaikan rasa terima kasih atas terbentuknya sebagai KEK di Batam dalam upaya melakukan pengembangan usaha dengan tujuan sinergi positif sektor aviasi,” kata Edward.

Menurut dia, iklim usaha yang diciptakan pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan pengembangan industri penerbangan di Indonesia.

KEK BAT sendiri optimis mendorong perseroan (Batam Aero Technic) untuk terus meningkatkan optimalisasi dari kapabilitas yang dimiliki saat ini sejalan rancangan kerja berkelanjutan.

“Harapan utama, dapat terwujud perawatan pesawat yang terintegrasi sehingga dapat menekan angka pekerjaan berbagai perawatan pesawat ke luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan dengan kemudahan-kemudahan dalam KEK akan membantu pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Dia juga berharap BAT di 2027 nanti dapat menerima tenaga kerja hingga puluhan ribu orang.

Baca Juga:

“Sekarang sudah seribu lebih tenaga kerjanya, kita bandingkan nanti sepuluh ribu. Seribu lebih saja investasi Batam Aero Technic sudah berapa triliun atau nanti sampe tahun 2027 kita bisa bayangin puluhan triliun,” ujarnya.

Rudi mengatakan, itu artinya anak-anak Kota Batam dan Provinsi Kepri ataupun di Indonesia tentu akan ramai untuk belajar dan bekerja di bidang kedirgantaan di Batam.

“Baik itu pembuatan pesawat, pemotongan pesawat, teknisi mesin dan semuanya. Ini yang kita cari sebetulnya supaya Batam betul-betul berkembang,” ujarnya.

***

Editor: Asrul R