Home Kepulauan Riau Batam Ini Pengaturan PPKM Darurat di Batam, Cek Biar Tak Melanggar

Ini Pengaturan PPKM Darurat di Batam, Cek Biar Tak Melanggar

205
Batam dan Tanjungpinang PPKM Darurat
Ilustrasi. (F: Istimewa)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Batam mulai dilaksanakan Senin 12 Juli 2021. Ada beberapa pengaturan PPKM darurat yang diberlakukan di Batam. Masyarakat wajib mengetahuinya agar tak melanggar hal-hal yang dilarang.

Berikut beberapa pengaturan PPKM darurat di Batam berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 32 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Corona Virus Disease  2019 di Kota Batam.


1. Belajar mengajar dilakukan secara daring.

Baca Juga;

2. Kegiatan di sektor non-esensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH).

3. Pelaksanaan kegiatan sektor esensial diatur bervariasi.

a. Sektor keuangan, perbankan dan lembaga pembiayaan dapat beroperasi maksimal 50 persen stag untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan 25 persen untuk pelayanan adminstrasi perkantoran.

b. Pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, dan perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi dengan maksimal 50 persen staf.

c. Industri oerientasi ekspor dapat beroperasi maksimal 50 persen staf untuk produksi dan 10 persen staf untuk pelayanan adminstrasi perkantoran.

d. Sektor pemerintahana yang memberikan pelayanan publik diberlakukan 25 persen woek from office.

e. Sektor kritikal seperti kesehatan serta keamanan dan ketertiban masyarakat dapat beroperasi 100 persen.

f. Sektor kritikal bidang penanganan bencana, energi, logistik. makanan dan minuman serta penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, objek vital nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik, air, pengelolaan sampah) dapat beroperasi degnan 100 persen staf di bagian fasilitas produksi atau konstruksi dan pelayanan masyarakat. Sedangkan untuk adminstrasi perkantoran diberlakukan maksimal 25 persen staf.

g. Supermarket, pasar tradisional, toko kelonting dan pasar swalayan dibatasi jam operasional sampai jam 8 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

h. Apotek dan toko obat buka 24 jam.

4. Kegiatan makan dan minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, padagang kaki lima, lapak jajanan) baik di lokasi sendiri maupun di mall hanya boleh tak away (bungkus), tak boleh makan di tempat.

5. Restoran hotel juga diberlakukan sama dengan kegiatan makan dan minum di tempat umum. Tak boleh melayani makan di tempat.

6. Kegiatan di mal di tutup sementara, kecuali akses ke restoran, supermarket dan pasar swalayan dengan memperhatikan ketentuan tak away dan waktu yang terbatas.

7. Pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur punlik beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

8. Tempat ibadah tudak mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjamaah selama PPKM darurat dan mengoptimalkan ibadah di rumah.

9. Fasiltias umum (area publik, taman, tempat wisata) ditutup sementara,

10. Kegiatan hiburan, seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan ditutup sementara.

11. Transportasi umum hanya boleh diisi maksimal 70 persen dari kapasitas yang ada.

12. Resepsi pernikahan ditiadakan sementara
13. Pelaku perjalanan domestik wajib menunjukkan kartu vaksin. Untuk pesawat udara wajib PCR H-2 dan kendaran pribadi, kapal laut, wajib menunjukkan hasil tes antigen H-1.

14. Wajib pakai masker denganbenar saat berkegiatan di luar rumah. Tak diizinkan pakai face shield tanpa masker.

15. Rapat, seminar dan pertemuan di tempat umum yang dapat menimbulkan keramaian ditutup untuk sementara.

Baca Juga:

16. Diberlakukan jam malam melalui pembatasan aktivitas malam setiap hari sejak pukul 20.00-04.00 WIB. Pada pemberlakuan jam malam masyarakat tak boleh:

a. Melakukan aktivitas di luar rumah.

b. Tak melakukan kegiatan usaha pada supermarket, swalayan, retail modern, pasar tradisional, toko kelontong, warung makan, kafe, pedagang kaki lima dan tempat usaha lain di area publik.

c. Dikecualikan bagi Satgas Penanganan Covid-19, petugas PPKM dan pihak yang melaksanakan kegiatan esensial serta masyarakat yang dalam keadaan darurat.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin