Home Warta Nusantara

Ini Dia 3 Tahapan yang Harus Dilalui Penumpang Lion Air

74
ilustrasi. Calon penumpang Lion Air Group wajib mengikuti 3 tahapan sebelum diperbolehkan masuk ke kabin pesawat. (F: Istimewa)

Barakata.id- Di masa pandemi ini peraturan terkait perjalanan udara memang cukup ketat. Termasuk yang diterapkan di Lion Air Group. Penumpang dinyatakan layak terbang setelah melalui serangkaian tahapan.

“Penumpang diperbolehkan masuk kabin pesawat untuk melakukan perjalanan udara setelah melalui serangkaian pemeriksaan dokumen, barang bawaan dan lainnya di bandara,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam pers rilisnya, Sabtu (11/7/20).

Tahapan yang harus dilalui yaitu, pertama verifikasi persyaratan dokumen hasil uji kesehatan Covid-19 oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kedua, pemeriksaan kemanana pertama oleh petugas aviation security pengelola bandara. Serta ketiga, pemeriksaan keamanan kedua yang dilakukan oleh petugas aviation security pengelola bandara lainnya.

Baca Juga:
Penumpang Lion Air Bisa Nonton Film Saat Terbang, Simak Caranya

Setelah di cek, barulah maskapai bisa mengangkut para penumpang yang sudah memenuhi ketentuan tersebut ke tempat tujuan.

“Maka jika ada penumpang bermasalah atau melanggar serta tak memenuhi ketentuan, hal itu bukan kesalahan atau kesengajaan dari maskapai,” kata Danang.

Oleh karena itu Lion Air Group menekankan pada setiap penumpang agar selalu memberikan informasi sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat. Baik itu hamil, sakit berat menular atau tidak menular, atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri. Apalagi jika kondisi itu dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara.

Baca Juga:
Sirkulasi di Kabin Pesawat Lion Air Group Diperbarui 20-30 Kali Tiap Jam

Untuk beberapa keadaan tertentu penumpang diwajibkan memiliki surat izin medis sebelum penerbangan dengan melampirkan surat keterangan kelaikan terbang dari KKP dan menadatangani surat pernyataan.

“Hal itu sesuai ketentuan pengangkutan penumpang dalam kategori sakit,” kata Danang.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin