Home Kepulauan Riau Ini 2 Titik Longsor di Sengkuang, Akan Segera Ditangani

Ini 2 Titik Longsor di Sengkuang, Akan Segera Ditangani

Titik Longsor di Sengkuang
Wakil Wali Kota Amsakar Achmad meninjau lokasi longsor di Tanjungsengkuang, Batuampar, Selasa (12/1/21). (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id- Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad ingin titik longsor di Sengkuang ditangani dengan tepat. Hal itu diungkapkannya saat meninjau titik longsor di RW 12 dan RW 05 Tanjungsengkuang, Batuampar Selasa (12/1/21) sore.

“Kami turun untuk memastikan apa langkah penanganan yang tepat dan cepat yang akan diambil,” ucap dia.

Baca Juga:
Tanah Longsor di Batam, 3 Orang Tertimbun, 2 Tewas

Amsakar pada mulanya mengunjungi RT 04, RW 12 Tanjungsengkuang. Di lokasi tersebut tingkat kecuraman atau elevasinya tinggi. Terdapat tiga rumah yang terdampak. Belum lagi, di bawahnya minim pohon atau tumbuhan untuk mencegah abrasi.

Amsakar kemudian meminta Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) untuk membangun batu miring di lokasi ini.

“Rumah-rumah yang rusak ini juga perlu bantuan paling pas untuk mereka,” kata Amsakar.

Selain itu, Amsakar juga menghubungi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur untuk membicarakan penataan bagian bawah tebing lokasi longsor ini.

“DBM SDA akan turun melakukan survei besok. Ini soal teknis, mereka nanti yang akan paham,” kata dia.

Dalam kunjungannya, Amsakar berdialog langsung dengan masyarakat. Tidak lupa, ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya yang tinggal di kawasan titik longsor di Sengkuang.

Sementara itu di RT 02, RW 05 terdapat dua rumah yang terdampak. Amsakar mengatakan pemerintah memastikan hadir dalam situasi yang kini dihadapi masyarakat. Dia pun meminta kepada Ketua RT dan RW untuk memantau terus keadaan.

“Kita jaga warga kita ini,” pesan dia.

Baca Juga:
Cuaca Ekstrem, Amsakar Minta Titik Rawan Bencana Didata

Salah satu warga RT 04 RW 12, Tanjungsengkuang Nitasari mengatakan, kejadian longsor di kawasan itu baru kali ini terjadi. Rumah-rumah tersebut posisinya memang riskan karena bangunannya tidak di tanah datar. Sehingga jika terjadi hujan deras berhari-hari ditambahi angin kencang sangat berpotensi longsor.

“Tiga rumah yang kena, satu rumah baru dibangun 80 persen tapi karena longsor itu hancur banget,” kata Nita.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaDukung Pelaksanaan PPKM, Ini yang Dilakukan Polda Jatim
Selanjutnya15 Juta Vaksin Sinovac Tahap 3 Tiba di Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin