Hujan Tanpa Henti, Ini Sejumlah Titik Banjir di Batam

Titik Banjir di Batam
Anggota Polresta Barelang mengevakuasi warga yang rumahnya tergenang banjir, Minggu (10/1/21)/Dok. Polresta Barelang
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id – Polresta Barelang merinci setidaknya ada 6 titik kawasan banjir di Batam. Hujan terus menerus mengguyur Kota Batam sejak Sabtu (9/1/21) siang dan masih berlangsung sampai Minggu (10/1/21) sore. Akibatnya air menggenang di beberapa wilayah.

Titik-titik banjir itu diantaranya, jalan Hang Tuah, tepatnya di depan Perumahan Bida Asri. Di kawasan itu air menggenang setinggi lutut orang dewasa.

Baca Juga:
Hati-hati! Hujan Deras di Batam, Sejumlah Pohon Tumbang

Genangan air ini membuat akses ke Bandara Hang Nadim terputus. Polisi pun melakukan pengalihan arus menuju simpang Cikitsu.

Titik genangan air juga terpantau di Perumahan Green City Nongsa. Saat ini sebagian warga sudah di evakuasi petugas kepolisian.

Genangan air juga muncul di depan Southlink, Sekupang. Air diduga merupakan luapan dari danau di dekat kawasan itu. Genangan air juga terdapat di kawasan Kantor Camat Nongsa, Devely Residence Sambau dan Kampung Jabi, Batubesar.

Wakapolresta Barelang, AKBP Junoto memantau langsung titik lokasi genangan air tersebut.

“Kami turut prihatin dengan adanya bencana banjir yang menimpa warga. Polresta Barelang, sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, membantu melakukan perbaikan drainase,” katanya.

Ia mengatakan jajaran Polresta Barelang, selalu siap sedia membantu masyarakat yang membutuhkan. Genangan air ini, kata Junoto diduga akibat hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Batam.

“Selalu berhati-hati, jangan lupa barang-barangnya diamankan, untuk mengantisipasi adanya banjir susulan jika terjadi hujan deras,” tuturnya.

Sebelumnya, banjir juga menimpa beberapa kawasan di Batam setelah hujan turun tanpa henti pada 1-2 Januari lalu. Kawasan yang digenangi banjir juga beberapa diantaranya masih kawasan yang sama.

Baca Juga:
Jalan Menuju Bandara Direndam Banjir, Akses Dialihkan

Pemerintah Kota Batam bersama berbagai instansi termasuk TNI dan Polri baru saja melakukan gotong royong massal, Sabtu (9/1/21). Gotong royong itu termasuk diantaranya membersihkan gorong-gorong dan sampah yang menyangkut di aliran drainase. Namun, kondisi beberapa kawasan masih juga digenangi banjir setelah dua hari hujan turun tanpa henti.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi beberapa waktu lalu mengatakan salah satu antisipasi untuk mencegah banjir adalah dengan melebarkan drainase. Sebab, drainase yang ada saat ini terlalu kecil dan tak mampu menampung debit air hujan yang turun berhari-hari.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaTerbitkan 2.929 SK Pengolahan Hutan Sosial, Begini Pesan Pak Presiden Jokowi
SelanjutnyaTim Rescue Basarnas Tanjungpinang Evakuasi Korban Banjir dan Tanah Longsor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin