Home Kepulauan Riau Batam

Harga Tanah di Sukajadi Tertinggi Se Batam

191
Harga Tanah Batam
BPN Batam launching zona nilai tanah (ZNT) elektronik, Kamis (5/11/20). (Humas Pemko Batam)

Barakata.id- Kantor BPN Kota Batam menyebut, harga tanah dengan nilai tertinggi ada di kawasan Sukajadi. Satu meter tanahnya dengan nilai berdasarkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp12.209.633.

“Presentase indeks rata-rata tahun 2020 kenaikannya adalah 17.37 persen,” kata Kepala Kantor BPN Batam, Memby Untung Pratama, saat meluncurkan updating ZNT (Zona Nilai Tanah), Kamis (5/11/20).

Baca Juga:
Tanah 3 Kampung Tua Batam Sudah Bersertifikat, Menteri Pesan Jangan Dijual

Ia mengatakan tujuan dari pembaharuan ZNT adalah menyediakan informasi nilai tanah baru yang akurat. ZNT ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan dan rujukan masyarakat baik di tingkat nasional maupun Kota Batam.

“ZNT dapat mempercepat persediaan informasi nilai tanah bagi investor, developer maupun pemerintah serta stake holder terkait. Dan juga, membangun sistem informasi manajemen aset pertanahan dengan sub sistem informasi nilai tanah dengan Pemko Batam, sebagai dasar penilaian BPHTB dan ke depan sebagai sumber informasi PBB,” tuturnya.

Layanan ZNT berbasis digital, kata Memby memudahkan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor BPN menanyakan mengenai nilai tanah di sebuah daerah.

Memby mengatakan di beberapa provinsi, ZNT digunakan untuk perhitungan BPHTB. Ia berharap penggunaan ZNT untuk penghitungan BPHTB dapat berlaku di Kepri di 2021

“Kami memiliki tiga layanan online yaitu Hak Tanggungan, ZNT dan pengecekan. Tiga layanan online ini sudah mengurangi 40 persen antrian. Apalagi rencana peralihan hak elektronik dan beberapa kegiatan juga diarahkan ke sana, paling tidak 80 persen antrian itu dikurangi,” ucapnya.

Baca Juga:
Rudi Minta Warga Tanjungriau Relakan Tanahnya Demi Pelebaran Jalan

Pejabat sementara (Pjs) wali Kota Batam Syamsul Bahrum menilai kehadiran ZNT elektronik berperan penting, mendukung pengembangan Batam ke depannya sebagai Smartcity. Dengan adanya layanan-layanan online dari BPN Kota Batam, membuat tatar ruang disusun secara terintegrasi.

“Dalam konteks pengembangan daerah, saya akan sampaikan ke Bapelitbangda kalau bahas RDTR dan RTRW jangan tinggalkan BPN,” ujarnya.

Saat ini, ZNT sudah dapat diakses melalui perangkat elektronik dalam bentuk aplikasi. Akun aplikasi masih terbatas melalui mitra Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan tengah dalam proses pembukaan akses bagi masyarakat umum.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin