Home Kepulauan Riau

Hang Nadim Dicanangkan Jadi Bandara Tangguh

Hang Nadim Bandara Tangguh
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat ikut meninjau fasilitas protokol kesehatan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (12/2/21).(F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam- Bandara Internasional Hang Nadim Batam dicanangkan menjadi Bandara Tangguh. Pencanangan itu merupakan bagian dari Program Kampung Tangguh.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam pencanangan itu mengapresiasi TNI dan Polri yang ikut aktif menekan penyebaran Covid-19 melalui Program Kampung Tangguh. Bandara Hang Nadim ini menjadi lokasi ke-12 dicanangkan dalam Program Kampung Tangguh di Batam.

“Kami mengapresiasi kapolres dan rekan FKPD yang bahu membahu melakukan gerakan bersama agar Covid-19 diminimalisir, dapat kita cegah dan yang terpapar bisa kita sembuhkan,” ucap Amsakar saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Bandara Hang Nadim, Kamis (11/2/21).

Baca Juga:

Menurut dia, kerja sama menekan penyebaran Covid-19 di Batam membuahkan hasil. Hal itu terlihat dari penurunan angka kasus positif di Batam, tingkat kesembuhan meningkat dan yang dirawat semakin berkurang.

“Kami telah evaluasi dan hasilnya memberikan harapan yang menggembirakan,” harapnya.

Program Kampung Tangguh di Batam telah dicanangkan di sejumlah lokasi. Seperti yang baru-baru ini yaitu di Perumahan KDA hingga Kampung Tangguh Nelayan Rumput Laut di Pulau Amat Belanda, Belakangpadang.

Berdasarkan peninjuan penerapan protokol kesehatan di Bandara Hang Nadim, mulai masuk penumpang dan kedatangan dilakukan pengecekan suhu tubuh, selain itu juga didata.

“Singkatnya semua melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Sebagai daerah lalu litas orang dan barang, kendali ini yang kita harus lakukan,” ujarnya.

Amsakar mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan FKPD mengaktifkan kembali operasi yustisi protokol kesehatan. Bahkan intensitasnya ditingkatkan. Biasanya dua kali seminggu, menjadi empat kali seminggu. Setiap pelanggar juga akan ditindak.

Amsakar mengaku pihaknya juga sudah berdiskusi dengan FKPD tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat mikro.

“Kami sudah rembuk saya sudah panggil camat, Kapolres sudah bicarakan dengan jajarannya begitu juga Dandim,” katanya.

Baca Juga:

Pada kesempatan itu Kapolresta Barelang Kombes Yos Guntur mengatakan Program Kampung Tangguh berskala nasional dan diterapkan di beberapa lokasi, termasuk di titik pelayanan publik.

“Ini lokasi yang ke 12, kami bersama wali kota, wakil wali kota dan Dandim serta stakeholder terkait beberapa kali bersama turun,” ujarnya.

Selain peninjauan protokol kesehatan dan pencanangan Bandara Tangguh, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian tali asih ke kantor karantina, perwakilan petugas Avsec, taxi bandara, porter, dan cleaning service di bandara.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin