Home Kepulauan Riau

Gubernur Kepri: Harga Sembako Jangan Naik Saat Ramadan

Gubernur Kepri
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat beras di Gudang Bulog Tanjungpinang. Pemprov Kepri akan mengecek stok sembako untuk memastikan ketersediaan aman dan harga stabil menjelang dan selama Ramadan 2021. (F: Diskominfo Kepri).

Barakata.id, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ingin harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di semua daerah di Kepri stabil menjelang dan selama bulan Ramadan 2021.

“Jangan sampai menjelang Ramadan ini ada kenaikan harga sembako, kalau bisa stabil terus selama bulan puasa sampai Lebaran,” kata Ansar di Tanjungpinang, kemarin.

Ia pun menginstruksikan jajaran terkait untuk rajin ke lapangan memantau harga pasar. Selain itu, jajaran Pemprov Kepri juga akan mengecek ketersediaan sembako.

BACA JUGA : Libur Panjang, Pedagang Sembako Jangan Mainkan Harga

Ansar menegaskan, pengecekan tersebut untuk memastikan semua kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi selama menjalankan ibadah puasa. Ia juga tak ingin ada aksi-aksi curang seperti penimbunan sembako.

“Kita segera cek ke lapangan. Cek ke gudang Bulog, pasar dan gudang sembako lainnya untuk memastikan ketersediaan barang selama Ramahan dan Idul Fitri,” tegasnya.

Ia mengaku akan ikut terjun langsung melakukan pengecekan pasokan sembako tersebut, termasuk memantau harga agar tetap stabil.

“Tak hanya di Kota Tanjungpinang saja, tapi seluruh kabupaten dan kota sampai ke pulau-pulau harus dipantau,” kata dia seperti dikutip kominfo.kepriprov.go.id.

BACA JUGA : Ansar Optimistis Ekonomi Kepri Tumbuh hingga 3,5 Persen

Ansar mengaku sudah meminta jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri agar intens berkoordinasi dengan Disperindag Kota dan Kabupaten di Kepri guna memastikan bahwa stok sembako aman hingga Lebaran.

Tak lupa, Gubernur Kepri juga mengingatkan para pedagang dan pengunjung pasar serta pusat-pusat perbelanjaan agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19 selama menjalankan aktivitas. Ia mengimbau semua masyarakat Kepri untuk bersama-sama berperan aktif memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Meskipun belakangan ini kasus aktif Covid-19 di Kepri terus melandai, tapi Ansar wanti-wanti bahwa Kepri belum terbebas dari ancaman virus corona.

“Kalau tak patuh protokol kesehatan, sama saja kita tak ingin Covid-19 ini berakhir. Saya mengajak saudara-saudara semua untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan lainnya,” kata mantan Bupati Bintan dua periode itu.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin