Beranda Kepulauan Riau Batam

Gubernur Ansar Serahkan Bantuan di Pulau Buluh

4
0
Pulau Buluh
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan pemerintah kepada masyarakat Pulau Buluh, Batam, Sabtu (15/6/24) pagi. (F: barakata.id/ist)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Ratusan masyarakat Kelurahan Pulau Buluh Kecamatan Bulang, Kota Batam menyambut kedatangan rombongan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Balai Adat Pulau Buluh, Sabtu (15/6/24) pagi. Gubernur berkunjung selain untuk bersilaturahmi juga ingin menyerahkan berbagai bantuan pemerintah kepada masyarakat setempat.

Sejumlah bantuan yang diserahkan di antaranya bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berupa bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta per orang kepada 10 orang penerima dan gerobak jualan kepada 15 orang penerima. Kemudian Bubu Ketam sebanyak 200 unit, BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan kepada 2.082 Penerima Manfaat dengan total anggaran Rp419 juta, dah 50 unit jaring keramba.

- Advertisement -

Ada juga bantuan dua set mesin apung pemadam kebakaran dan dua set baju pemadam kebakaran senilai Rp278 juta. Gubernur Ansar juga menyerahkan penghargaan kepada Pokwasmas Teladan Kepri 2024 kepada Pokwasmas Buluh Mandiri dan Pokwasmas Pandang Tak Jemu.

BACA JUGA : Masuk Akhir Ramadan, Gubernur Ansar Ajak Umat Islam Tingkatkan Ibadah

Gubernur mengaku sangat bahagia dan bersyukur karena masih dapat bertatap muka dan menyapa masyarakat Pulau Buluh yang hadir dalam acara silaturahmi tersebut, karena silaturahmi dengan masyarakat itu merupakan sebuah kewajiban bagi seorang pemimpin.

“Dengan silaturahmi kita dapat saling mengenal, dan dengan saling mengenal kita dapat saling bahu-membahu dalam membangun Kepri kita tercinta ini,” kata dia.

Di kesempatan itu, Ansar juga menyampaikan beberapa program strategis yang sudah dan akan dijalankan Pemprov Kepri sepanjang tahun ini. Program-program itu melingkupi bidang pendidikan, kesehatan maupun pembangunan fisik.

“Semua program strategis ini memang kita kerjakan untuk kita persembahkan bagi masyarakat Kepri. Jadi semua masyarakat harus mengetahuinya, agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkanya. (mam)

- Advertisement -