Home Warta Nusantara Gempa M 4,6 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,6 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

243
Gempa Pasaman Barat
Foto Ilustrasi.

Barakata.id, Sumbar – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (28/9/20) malam sekira pukul 23.26 WIB. Gempad berada di darat, berpusat di Timur Laut Air Bangis.

“Pusat gempa berada di darat 17 km Timur Laut Air Bangis, Pasaman Barat,” tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya.

BMKG menyebutkan, titik gempa ada pada koordinat 0.25 Lintang Utara dan 99.53 Bujur Timur, dengan kedalaman 79 kilometer. Gempa dirasakan dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Pasaman Barat, Padang Pariaman dan Pariaman.

Baca Juga :

BMKG menegaskan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Untuk diketahui, skala MMI II artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.

“Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M 4.6 Episenter terletak pada koordinat 0.25 LU dan 99.53 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 17 km timur laut Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar pada kedalaman 79 kilometer,” ujar Irwan Slamet dikutip dari Minangkabaunews.com, Minggu (29/9/20).

Menurut Irwan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas intraplate lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Baca Juga :

Irwan menambahkan, dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di wilayah Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Pariaman II MMI. (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) .

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” sebutnya.

Hasil monitoring BMKG sampai pukul 23:54 WIB, menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Irwan mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin