Home Gaya Kesehatan

Duh, Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut, Benarkah?

139
Kentut
Foto ilustrasi. Seorang dokter di Australia menyebut virus corona bisa menular melalui kentut. (F: net)

Barakata.id, Batam – Virus corona yang bernama SARS-CoV-2 disebut bisa menular melalui kentut. Benarkah demikian?

Pernyataan kontroversial itu disuarakan seorang dokter di Australia, Andy Tagg. Ia mengklaim telah melakukan serangkaian tes pada pasien positif infeksi virus corona (Covid-19).

Setelah rangkaian tes itu, Tagg menyebutkan bahwa penularan virus corona jenis baru dapat terjadi melalui kentut. Berdasarkan temuan Tagg, 55 persen pasien Covid-19 memiliki virus corona pada feses atau buang air besar mereka.

Baca Juga :
“Bayi Corona” Diprediksi Melonjak Usai “di Rumah Aja”

Kentut yang keluar melalui saluran BAB itu disebut juga mengandung kotoran yang dapat menyebarkan bakteri dan virus.

“Ya, SARS-CoV-2 dapat dideteksi dalam feses dan telah terdeteksi pada individu tanpa gejala hingga 17 hari pasca-paparan. Mungkin SARS-CoV-2 dapat disebarkan melalui kentut, kita membutuhkan lebih banyak bukti,” kata Tagg dikutip dari CNN, Senin (20/4/20).

Namun, pernyataan Tagg itu mendapat penentangan dari sejumlah ahli. Menurut Direktur Klinis Patientaccess.com dokter Sarah Jarvis, sangat kecil kemungkinan seseorang akan tertular virus corona dari seseorang yang kentut.

“Kemungkinan seseorang tertular virus karena mereka dekat dengan seseorang yang kentut, sangat kecil. Anda jauh lebih mungkin untuk tertular melalui kontak dekat dengan seseorang yang batuk atau bersin, atau dengan menyentuh droplet di tanganmu ketika kamu menyentuh benda,” kata Jarvis, dikutip dari The Sun.

Baca Juga :
5 Gejala Baru Virus Corona Selain Batuk dan Sesak Napas

Dokter Norman Swan juga mengatakan tak perlu khawatir pada kentut karena terhalangi oleh celana.

“Kita selalu memakai masker (celana) yang menutup kentut kita setiap saat,” kata Swan dalam podcast Coronacast di ABC.

Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina juga mengatakan celana merupakan penghalang kentut yang mungkin membawa virus. Walaupun, kentut memiliki kemungkinan yang kecil untuk dapat membawa virus corona.

Bagaimana menurut kalian?

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin