Home Kepulauan Riau Batam

Duh, 8 dari 12 Kecamatan di Batam Zona Merah Covid-19

1285
Zona Merah Batam
Sebaran kasus Covid-19 di Kota Batam. (Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Batam)

Barakata.id, Batam – Delapan dari 12 kecamatan di Kota Batam masuk dalam zona merah penyebaran kasus Covid-19. Kecamatan yang paling banyak warganya terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Batam Kota.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, delapan kecamatan yang masuk dalam zona merah adalah, Batam Kota, Lubuk Baja, Bengkong, Nongsa, Sei Beduk, Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang.

Secara umum, total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam per hari Minggu, 13 September 2020 tercatat sebanyak 971 orang. Dari jumlah itu, 561 orang telah dinyatakan sembuh, 38 orang meninggal dunia dan 372 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga :
* Covid-19 Batam 14 September 2020: Tambah 33 Kasus Baru dan 3 Pasien Sembuh

* Warga Lengah, Covid-19 di Batam Menggila

Berdasarkan kecamatan, Batam Kota menjadi kecamatan terbanyak dengan 252 kasus positif. Dari jumlah tersebut diketahui 152 orang dinyatakan sembuh dan 90 orang masih dalam perawatan.

Hingga Senin (14/9/20) pukul 14.00 WIB, kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam bertambah 33 orang pada Senin (14/9/20). Sementara itu, ada 3 pasien yang dirawat dinyatakan sembuh dari virus corona.

Dari jumlah itu, 561 orang dinyatakan sembuh, 38 orang meninggal dunia dan 372 pasien saat ini masih dalam perawatan. Ke-33 pasien baru Covid-19 itu terdiri dari 15 pasien yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), 15 orang kontak erat, dan 3 orang pasien dengan gejala.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam siaran pers-nya mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh klaster, disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Baca Juga :
* KLASTER COVID-19 MELUAS DI BATAM: Empat Puskesmas Lockdown

* Amsakar: Dua Persen Warga Batam Masih Ngeyel, Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Menurut dia, peningkatan kasus Covid-19 di Batam sehubungan dengan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Karena itu, Didi mengimbau agar warga Batam kembali menerapkan protokol kesehatan, baik di dalam rumah maupun saat beraktivitas di luaran, demi mencegah meluasnya penularan virus corona.

“Usahakan tetap di rumah. Kalaupun terpaksa harus keluar rumah, tetaplah mengikuti anjuran pemerintah seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin