Home Kepulauan Riau Batam

Dua Driver Ojek Online di Batam Dikarantina Terkait Corona

140
Didi Kusmarjadi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi

Barakata.id, Batam – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyatakan, dua driver ojek online di Batam dikarantina demi mencegah penyebaran virus corona. Keduanya sempat kontak dengan warga negara Singapura yang menjadi pasien virus corona.

“Ada dua driver ojol (ojek online) yang dikarantina. Satu masuk kemarin, satu lagi hari ini,” kata Didi saat dikonfirmasi.

Didi mengatakan, kedua pengojek online itu sebelumnya sempat ‘menghilang’. Namun, keduanya akhirnya ditemukan dan langsung dimasukkan ke lokasi karantina di Asrama Haji Batam, Batam Centre.

Baca Juga :
15 Warga Batam Akan Dikarantina, Pernah Kontak dengan WN Singapura yang Positif Virus Corona

Menurut Didi, kedunya sempat tidak ingin masuk karantina karena alasan ekonomi. Keduanya merupakan tulang punggung ekonomi keluarga.

Mereka khawatir jika masuk karantina selama 15 hari, maka keluarga mereka tidak ada yang mengurus. Namun, setelah diberi penjelasan bahwa pemerintah akan memperhatikan masalah itu, kedua sopir ojol tersebut akhirnya bersedia dikarantina.

Didi mengatakan, WN Singapura yang sempat melakukan kontak dengan kedua driver ojol itu kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura. Ia dinyatkan positif terpapar virus corona (Covid-19).

Menurut Didi, dua driver ojol ini termasuk dalam 15 orang yang masuk karantina di Asrama Haji lantaran pernah kontak dengan pasien corona.

“Di antara 15 anggota keluarga tersebut, satu orang merupakan sopir yang kerjanya mengantar warga Singapura itu selama berada di Batam,” kata dia 2 Maret 2020 lalu.

Sebelum dirawat di rumah sakit di negaranya, WN Singapura itu sempat lama berada di Batam, yaitu di rumah saudaranya yang termasuk di antara 15 orang itu.

“Nah 14 orang itulah keluarganya, makanya segera kita karantina,” ujar Didi.

Baca Juga :
Enggak Usah Takut dengan Virus Corona

Meski demikian, Didi menegaskan bahwa ke-15 warga Batam itu bukan suspect apalagi terjangkit corona.

“Yang perlu saya tegaskan dikarantina bukan berarti sakit atau terjangkit. Kalau mereka terjangkit atau sakit otomatis mereka diisolasi,” kata dia.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin