Home Warta Arena

Dramatis Tottenham, Luar Biasa Moura

Kalahkan Ajax 3-2, Jumpa Liverpool di Final Liga Champions

60
Lucas Moura mencetak hattrick yang mengantarkan Tottenham ke final Liga Champions. (Reuters/Matthew Childs)

Amsterdam – Luar biasa. Para pemain Tottenham Hotspur tampil menggila saat mengalahkan Ajax Amsterdam pada laga leg kedua semifinal Liga Champions musim 2018/2019 di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/2/19) dini hari WIB.

Datang dengan modal kekalahan 0-1 di kandang, Son heung-min dkk bermain dengan determinasi tinggi meladeni permainan agresif anak-anak muda Ajax. Sungguh dramatis, meski sempat tertinggal 2-0 di babak pertama, Tottenham Hotspur akhirnya bisa memenangi laga dengan gol penentu di menit tambahan waktu.

Adalah Lucas Moura yang tampil sebagai pahlawan Tottenham. Ia sukses mencetak hatrick untuk membawa timnya ke partai puncak Liga Champions yang akan digelar 2 Juni 2019 di Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit, pertandingan sudah berjalan sengit. Kedua tim tampil dengan aksi jual beli serangan.

Peluang bagi Spurs seakan menipis saat laga baru berjalan lima menit, gawang mereka sudah dikoyak Matthijs de Ligt lewat sundulan memanfaatkan umpan sepakan pojok dari Lasse Schone. Para pemain Tottenham semakin terpuruk ketika Hakim Ziyech menambah keunggulan Ajax di menit ke-36 memanfaatkan operan Dusan Tadic.

Pada duel babak pertama itu, Tottenham bukannya tanpa peluang. Tercatat, ada tiga kesempatan bagi pasukan Spurs untuk membuat gol yang datang dari Son Heung-min dan Christian Eriksen. Namun, tendangan kedua pemain Tottenham itu masih dapat dimentahkan kiper Ajax, Andre Onana.

Hingga akhir pertandingan babak pertama, skor ditutup dengan 2-0 untuk Ajax, dan 3-0 secara agregat.

Pada babak kedua, Spurs yang harus mengejar defisit tiga gol tampil lebih agresif. Pasukan Maucio Pochettino terus mengurung lini pertahanan Ajax.

Hasilnya, mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat dua gol yang disarangkan Lucas Moura. Agregat pun menjadi 3-2, masih untuk keunggulan Ajax.

Moura membuka harapan Spurs di menit ke-55 memanfaatkan assist Dele Alli. Empat menit berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mengambil peluang saat terjadinya kemelut di dalam kotak pinalti Ajax.

Lucas Moura menyamakan kedudukan menjadi 2-2. (Reuters/Matthew Childs)

Kepercayaan diri para pemain Spurs semakin tinggi. Mereka hanya butuh satu gol lagi agar bisa melaju ke babak final Liga Champions.

Tentu saja tak mudah. Ajax juga tampil lebih berani untuk bisa menambah pundi-pundi gol mereka. Jalannya laga pun semakin seru. Beberapa peluang tercipta

Pasukan muda asuhan Erik ten Hag pun nyaris mengembalikan keunggulan di menit ke-79. Tapi sayang, sepakan kaki kiri Ziyech masih membentur tiang gawang Tottenham.

Di menit ke-87, giliran gawang Ajax yang terancam. Tembakan jarak dekat Jan Vertonghen nyaris mengoyak jala mereka andai tidak bisa ditepis sang kiper, Onana.

Hingga menit ke-90, skor masih tetap imbang 2-2. Laga sepertinya akan berakhir dengan Ajax tampil sebagai pemenang.

Tapi keajaiban datang bagi Tottenham. Di masa injury time babak kedua itu, Moura sukses mencetak hattrick. Tak lama berselang, peluit tanda pertandingan usai dibunyikan wasit. Skor 3-2 untuk Spurs dan agregat menjadi sama 3-3.

Dengan hasil itu, Tottenham berhak maju ke final berkat agresivitas gol tandang meski sebelumnya kalah 0-1 pada laga kandang di leg pertama.

Di partai puncak Liga Champions, Tottenham sudah ditunggu tim asal Inggris lainnya yakni Liverpool. Pada laga malam sebelumnya, The Reds sukses mempecundangi Barcelona dengan 4 gol tanpa balas di Anfield Stadium.

Susunan Pemain

Ajax (4-2-3-1): Andre Onana; Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Lasse Schone, Frenkie de Jong; Hakim Ziyech, Donny van de Beek, Dusan Tadic; Kasper Dolberg.

Tottenham (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Danny Rose; Moussa Sissoko, Victory Wanyama, Christian Eriksen; Dele Alli; Son Heung-min, Lucas Moura.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin