Home Kepulauan Riau Natuna DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Pidato LKPJ Bupati.

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Pidato LKPJ Bupati.

20
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakat.id, Natuna – DPRD Natuna menggelar Parpurna penyampaian Pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Natuna tahun anggaran 2020, Senin (22/3).

Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar didampingi oleh unsur pimpinan dewan yang terdiri dari Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah dan Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidik serta diikuti oleh sebagian besar anggota dewan. Hadir juga pada paripurna itu seluruh jajaran FKD Natuna dan sejumlah anggota OPD Natuna.


Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar menyatakan, parpurna penyampaian LKPJ merupakan amanat undang-undang yang mengatur tentang pemerintah daerah, sehingga DPRD wajib melaksnakannya sebagai bagian dari proses kegiatan APBD.

“Maka untuk memenuhi tata urutan dan meknisme paripurna ini, kami persilahkan kepada saudara Bupati Natuna untuk menyampaikan pidatonya,” kata Amhar mempersilahkan.

Dihadapan anggota Legislatif Hamid Rizal menjabarkan, Pendapatan Kabupaten Natuna tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 926.42 miliar atau mencapai 88.03 persen dari anggaran Rp 1.05 triliun. Bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan pendapatan sah lainnya.

PAD tahun lalu ditargetkan Rp 70.23 milyar. Terealisasi sebesar Rp 51.53 milyar atau 73.37 persen. Dana Perimbangan ditargetkan Rp 813.53 milyar, terealisasi sebesar Rp 718.83 milyar atau 88.36 persen.

Sementara itu pendapatan lainnya pada tahun 2020 ditargetkan Rp 168.64 miliar, terealisasi sebesar Rp 156.06 miliar atau 92.54 persen.

Belanja daerah Kabupaten Natuna ditetapkan Rp 1.21 triliun, terealisasi sebesar Rp 1.07 triliun, atau 88.31 persen dari anggaran yang ditetapkan.

Anggaran tersebut terdiri dari Belanja Tidak Langsung yang terealisasi sebesar Rp 535.71 miliar atau tercapai sebesar 91.05 persen dari anggaran Rp 588.39 miliar. Sedangkan Belanja Langsung terealisasi sebesar Rp 533.79 miliar atau capaian 85.72 persen dari anggaran ditetapkan sebesar Rp 622.66 miliar.

Hamid menjelaskan, belum terserapnya anggaran secara keseluruhan disebabkan pelaksanaan APBD yang belum sepenuhnya berjalan lancar. Sebagai implementasi sejumlah peraturan perundangan, seperti Keputusan Bersama Mendagri dan Menteri Keuangan untuk refoccusing anggaran terkait bencana nasional Pandemi Covid-19.

Selain itu, orang nomor satu di daerah berselogan Laut Sakti Rantau Bertuah ini juga menyampaikan sejumlah capaian kinerja Pemda Natuna pada aspek kesejahteraan masyarakat.

Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2020 mencapai 72.72, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 72.63. Natuna naik ke peringkat ke empat di Provinsi Kepri.

Usia Harapan Hidup di Natuna mencapai 65.06, sebelumnya hanya sebesar 64.57 tahun. Harapan Lama Sekolah meningkat menjadi 13.90 tahun, Rata-rata Lama Sekolah meningkat menjadi 8.73 tahun, Pengeluaran Perkapita mengalami fluktatif pada tahun 2020 Rp 14.705.00 turun sebesar 0.8 persen, Laju Pertumbuhan Domestik Bruto mengalami pasang surut dari tahun sebelumnya, Pendapatan Perkapita Penduduk mengalami penurunan dari 81.29 juta menjadi 78.21 juta, Angka Kemisikinan di Kabupaten Natuna meningkat 0.3 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) meningkat menjadi 4.10 persen.

“Namun demikian masih ada beberapa indikator sasaran yang capaiannya dibawah target pada tahun 2020 ini”, ujar Hamid. (sum).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin