Home Kepulauan Riau Batam

DPRD Batam Minta Pemko Transparan Soal Data Penerima Bantuan Covid-19

20
Budi Mardiyanto
Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardiyanto. (F: Iman Suryanto/IDNNews.i)

Barakata.id, Batam – Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto mengingatkan jajaran Pemko Batam dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam agar transparan terkait bantuan yang diberikan untuk masyarakat yang terdampak wabah virus corona.

“Kami minta pemerintah untuk transparan mengenai dana bantuan yang bersumber dari APBD maupun APBN. Dari BP Batam maupun dari kalangan pengusaha. Terkhusus jumlah dan data penerima bantuan,” kata Budiyanto, Minggu (10/5/20).

Menurut dia, hingga kini Komisi I DPRD Kota Batam belum menerima data lengkap penerima bantuan dari Pemko Batam.

“Sampai saat ini, kami dari komisi I setelah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan camat beberapa waktu lalu, hingga kini kami belum menerima data baik yang sudah tersalurkan maupun yang akan menerimanya pada gelombang berikut. Padahal kami telah memintanya,” kata dia.

“Saya rasa sepertinya ada indikasi tidak transparan atau terbuka. Jangan-jangan datanya tidak ada atau amburadul. atau tumpah tindih. Dan ini yg perlu mau kita kawal. Jangan sampai bantuan tersebut salah sasaran dan di alah gunakan untuk kepentingan lain,” tegasnya.

Baca Juga :
Bantuan Sembako Tahap II Dibagikan, KTP Luar Batam Juga Dapat

Anggota Komisi I lainnya, Utusan Sarumaha juga meminta Pemko Batam untuk bisa melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dalam proses dan penanganan Covid-19 di Kota Batam.

“Di setiap daerah itu kan ada Forkompinda. Jadi kita mengharapkan Pemko Batam dalam hal ini Wali Kota Batam dalam penanganan Covid-19 ini tidak berjalan sendiri. Terlebih lagi, dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang menggunakan dana bersumber dari APBD dan APBN,” katanya.

Menurut dia, memang sudah seharusnya Forkompinda ini dilibatkan secara aktif. Sehingga, penanganan Covid-19 ini bisa lebih maksimal.

“Dan kita berharap dari sisi dan unsur di DPRD Kota Batam maupun lembaga-lembaga lainnya bisa dilibatkan,” ujarnya.

“Sekali lagi, kita tidak meragukan kemampuan Wali Kota Batam, akan tetapi dalam kondisi luar biasa ini diperlukan semua kekuatan yang ada untuk memaksimalkan penanganan Covid-19 di Batam,” sambungnya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin