Home Warta Nusantara

DPO Kasus Suap Pengadaan Alat RT-PCR Sulawesi Tenggara Ditangkap di Jakbar

39
DPO
Dua orang DPO dugaan kasus suap pengadaan alat RT-PCR Sulawesi Tenggara ditangkap tim tabur Kejagung dan Kejari Jakarta Barat, Senin (25/1/2021). F: humas puspenkum Kejagung RI

Barakata.id, Jakarta- Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara dibantu Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat berhasil mengamankan 2 (dua) orang DPO, Senin (25/1/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dua orang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu diantaranya, Direktur PT. Genecraft Labs, Teddy Gunawan Joedistira (49) dan  Imel Anitya (24) sebagai Technical Sales PT. Genecraft Labs.

Kedua DPO ini ditangkap tim tangkap buron (Tabur) Kejagung RI dan Kejari Jakarta Barat di Jalan Meruya Ilir Raya Nomor 88, Meruya Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Baca juga: 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan,  penangkapan dua orang ini, terkait tindak pidana pengadaan alat pemeriksaan Covid-19 (RT-PCR) sebesar Rp1.360.884.000,- dan Pengadaan BMHP dan Reagen Pemeriksaan Covid 19 (RT-PCR) nilai kontrak Rp1.715.056.700,-.

“Keduanya diduga sebagai pemberi suap tindak pidana pengadaan alat pemeriksaan Covid-19, program percepatan penanganan Covid 19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2020,” ungkap Leonard seperti dikutip dari laman resmi Puspenkum Kejagung RI ditayangkan pada, Selasa (26/1/2021).

Leonard mengatakan, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Nomor : Print-02 /P.3/Fd.1/01/2021 tanggal 20 Januari 2021, kedua orang tersebut diduga sebagai pemberi suap sebesar 13% dari nilai kontrak.

Suap tersebut, lanjut Leonard, diberikan kepada oknum pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam perkara Tindak Pidana Korupsi pemberian dan penerimaan sejumlah uang (suap) senilai Rp 431.862.074,- terkait pelaksanaan pengadaan Alat Pemeriksaan Covid-19 (RT-PCR / Reagent) Program Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2020.

Baca juga: 

Keduanya, kata Leonard, dikenakan Pasal 5 ayat (1) huruf a, b, Pasal 5 ayat (2), Pasal (11) jo Pasal 12 huruf a, b, e, g, UU nomor 31 tahun 1991 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo. Pasal 56 KUHP.

“Kedua orang tersebut sedang diperiksa oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat,” ungkap Leonard.

Sebelumnya, Teddy Gunawan Joedistira, kelahiran Semarang, bertempat tinggal di Jalan Pelepah Kuning DB 13 No. 19 RT 001/003, Kel. Curug, Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dan Imel Anitya kelahiran Cianjur, tinggal di Kampung Pacet Tengah RT 004/RW 006 Kelurahan / Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, rencananya diterbangkan ke Kendari pada Selasa (26/1/2021) untuk diproses lebih lanjut.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin