Home Kepulauan Riau DLH Ajak Wariskan Lingkungan yang Terjaga untuk Anak Cucu

DLH Ajak Wariskan Lingkungan yang Terjaga untuk Anak Cucu

42
Lingkungan yang Terjaga
DLH Batam melakukan kampanye peduli lingkungan hidup di Dataran Engku Putri, Sabtu (13/3/21). (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam ajak masyarakat mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu. Caranya, dengan mencintai lingkungan. Contoh paling mudah adalah dengan tak buang sampah sembarangan.

Kampanye peduli lingkungan itu disuarakan oleh DLH Batam bersama Akar Bhumi Batam di Dataran Engku Putri, Sabtu (13/3/21).


Kepala DLH Batam Herman Rozie mengatakan kampanye atau sosialisasi serupa intens dilakukan oleh DLH Batam. Setiap Sabtu pihaknya mendatangi tempat-tempat keramaian seperti Dataran Engku Putri, Dataran Madani, Dang Anom hingga ke Dendang Melayu Jembatan I Barelang.

Baca Juga: 

“Generasi selanjutnya berhak mewarisi lingkungan yang terjaga. Jangan mewariskan lingkungan yang rusak dan tercemar,” ujarnya.

Untuk memberikan warisan lingkungan yang baik, caranya sederhana. Selain tidak buang sampah sembarangan, bisa juga dengan mendaur ulang sampah, menghemat pemakaian listrik, air, menanam pohon di sekitar tempat tinggal dan lain-lain.

“Semua ini pekerjaan yang sederhana, murah dan bermanfaat serta lingkungan tetap terjaga,” kata dia.

Mengaja lingkungan semestinya dilakukan bersama-sama. Diperlukan kesadaran kolektif sehingga upaya menjaga lingkungan makin mudah. Tak bisa hanya dilakukan pihak tertentu, misalnya hanya masyarakat atau hanya pemerintah.

“Pemerintah menjaga lingkungan dengan tupoksinya, kelompok pemerhati lingkungan dan masyarakat dapat andil dengan kapasitas masing-masing,” tuturnya.

Di lingkungan DLH sendiri, upaya menjaga lingkungan itu ditanamkan di semua lini. Pegawai DLH misalnya, diwajinkan membawa tempat minum masing-masing dari rumah untuk meminimalisir penggunaan plastik. Pegawai DLH juga rutin memilah sampah dari rumah untuk dijual ke bank sampah.

Selain sosialisasi kepada pengunjung Engku Putri, DLH juga sempat memberikan semangat kepada Satgas penyapu jalan yang bertugas di sekitar Dataran Engku Putri. Herman Rozie meminta para satgas tersebut bekerja dengan tulus dan hati nurani.

Baca Juga:

“Satgas kita ini adalah orang-orang hebat,mereka pukul 06.00 WIB sudah apel dan langsung bekerja sampai pukul 13.00 WIB setiap harinya,” terang Herman.

Saat ini DLH Batam memiliki 200 satgas penyapu jalan. Namun dibanding luas wilayah Batam jumlah tersebut tentu masih kurang.

“Maka diperlukan kesadaran bersama. Pengendara misalnya, jangan buang sampah sembarangan sehingga mengotori jalanan Batam. Siapkan tempat sampah sementara di kendaraan masing-masing sebelum dibuang d tempat sampah,” kata Herman.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin