Ditunggu Saat Imlek, Ini Fakta-fakta Terkait Angpau

Angpau
Ilustrasi. (F: Freepik)

Barakata.id- Angpau menjadi salah satu tradisi yang ditunggu-tunggu saat Imlek. Khususnya bagi orang-orang yang punya kriteria untuk menerimanya.

Kebudayaan dalam masyarakat Tionghoa ini sudah ada sejak lama. Angpau merupakan bingkisan dalam amplop merah yang isinya sejumlah uang sebagai hadiah.

Irina, warga Tionghoa yang tinggal di Perumahan Pallazao Garden Batam Center mengatakan tradisi memberikan dan menerima angpau ini memang tak pernah lepas dari perayaan Imlek.

Baca Juga: Beberapa Fakta Menarik Terkait Imlek yang Perlu Diketahui

“Momen pemberian angpau adalah hal yang paling dinanti saat Imlek tiba,” kata Irina.

Bahkan, tradisi tersebut tak hanya di Indonesia saja. Tapi di seluruh negara yang mengikuti perayaan Imlek.

Angpau ini biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah atau orang yang lebih tua ke yang muda. Tapi menurut Irina terkait pemberian angpau ini tergantung sudut pandang masing-masing.

“Contohnya anak yang sudah menikah, pasti memberikan angpau kepada orangtuanya. Saya pribadi belum menikah tapi saya memberikan juga ke orang tua,” kata dia.

Amplop yang diisi uang itu selalu berwarna merah, karena merah merupakan warna penting bagi budaya Tionghoa. Warna merah bermakna akan diberkahi dan membawa keberuntungan.

“Merah mewakili api dan merupakan warna paling populer di Tiongkok. Warna ini juga merupakan warna nasional yang mewakili kebahagiaan, keindahan, vitalitas, keberuntungan, dan kesuksesan,” jelas Irina.

Pada bagian depan amplop berwarna merah ini seringkali dibuat dengan gambar Cai Sen Ye atau Dewa Rezeki. Hal itu menggambarkan angpau merupakan rezeki bagi yang menerimanya.

“Jumlah uangnya juga harus genap. Sebab angka ganjil melambangkan duka,” kata Irine.

Baca Juga: Berbagai Hiburan Ramaikan Imlek di Harris Resort Barelang

Kemudian khusus untuk angka 4, meskipun angka genap tapi juga harus dihindari. Jangan berikan uang dengan jumlah nominal yang berawal dengan angka 4. Pengucapan angka 4 ini dalam bahasa China terdengar seperti kematian.

Wanita yang bekerja sebagai admin di perusahaan pialang berjangka ini mengatakan sebenarnya angpau tak hanya diberikan saat Imlek saja. Tapi juga diberikan saat hari pernikahan, ulang tahun atau perayaan usia 1 bulan bayi.

***

Penulis: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin