Home Kepulauan Riau Batam Ditpolairud Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 6 PMI Secara Ilegal ke Malaysia, 3...

Ditpolairud Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 6 PMI Secara Ilegal ke Malaysia, 3 Orang Pengurus Ditetapkan sebagai Tersangka

185
Pekerja Migran Indonesia
Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) hendak diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal berhasil diamankan Ditpolairud Polda Kepri di Tanjung Berakit, Bintan, Sabtu (7/8/2021) malam. F: Barakata.id/Ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri berhasil mengamankan tiga orang pelaku diduga akan mengirim pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia secara ilegal melalui Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (7/8/2021) malam.

Pengungkapan kasus oleh tim Polairud Polda Kepri tersebut, dibackup Sat Pol Airud Polres Bintan dan Sat Reskrim Polres Bintan. Tiga orang tersangka itu berinisial  ZKI, PTR dan FJR.


Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si didampingi Dir Polairud Polda Kepri AKBP Marudut Liberti Panjaitan, S.Ik., MH pada Rabu (11/8/2021).

Baca juga:

Kronologis pengungkapan, lanjut Kabid Humas, berawal dari informasi masyarakat lalu tim berkoordinasi dan langsung bergerak menuju ke lokasi tempat kejadian perkara.

“Ternyata informasi masyarakat itu betul adanya, dan tiga orang yang diduga sebagai pengurus berhasil diamankan. Lalu ada enam orang pekerja migran Indonesia dapat diselamatkan,” ungkap Kabid Humas.

Diduga tiga orang pelaku hendak mengirim PMI secara ilegal ke Malaysia berhasil diamankan tim Polairud Polda Kepri, Sabtu(7/8/2021). F: Barakata.id/Ist

Dari hasil pemeriksaan, tambah Kabid Humas, tiga orang pelaku ini secara sengaja memperoleh keuntungan dengan mengirimkan PMI secara ilegal ke Malaysia.  Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit Speed Boat dengan mesin tempel 2 X 200 PK.

Selanjutnya,  para calon pekerja migran Indonesia diserahkan ke B2PMI Kepri untuk  dikembalikan ke daerah asalnya yang berada di Lombok, NTB.

Baca juga:

“Sementara  ketiga orang pelaku masih terus kita lakukan pemeriksaan,” tutup Kabid Humas. *****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin