Home Kepulauan Riau

Disperindag Kepri Akan Gelar Pasar Murah di Empat Daerah

80
Masyarakat berbelanja di Pasar Botania, Batam Kota. Jelang Natal dan Tahun Baru, distributor dan pedagang diingatkan agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi.(F: Barakata.id)

Tanjungpinang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar pasar murah Ramadan di tujuh titik pada minggu kedua Ramadan. Tujuh titik itu tersebar di empat daerah yakni Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Karimun.

Kepala Diseprindag Provinsi Kepri, Burhanuddin mengatakan, pasar murah Ramadan ini akan menjual berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung, minyak, maupun daging. Ia memastikan, harga barang-barang yang dijual di bawah harga jual pasaran.

“Misalnya beras premium di pasaran per kilogram Rp13 ribu, kita jual hanya Rp9 ribu. Begitu pula bahan pokok lainnya,” katanya di Tanjungpinang, kemarin.

Ia mengatakan, pasar murah Ramadan dilaksanakan bertujuan untuk membantu menstabilkan harga bahan pokok. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

“Ini bentuk perhatian serta komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat saat Ramadhan, dengan harga yang terjangkau,” katanya dilansir dari Antara, Sabtu (12/5/19).

Sementara itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, juga akan menambah jadwal pelaksanaan pasar murah pada pertengahan Ramadan ini di beberapa titik. Sebelumnya, pasar murah yang digelar TPID telah menjadwalkan pelaksanaan pasar murah pada tiga hari di awal dan akhir Ramadan.

Namun, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta jadwal pasar murah ditambah 10 hari pada pertengahan bulan puasa. Pasar murah TPID Kota Batam ini bukan pasar yang menjual barang kebutuhan bersubsidi.

Pasar ini menjual produk-produk pangan langsung dari tangan distributor, tanpa mengambil keuntungan. Karena langsung dari distributor, harga barang yang dijual menjadi lebih murah dibanding harga pasar.

“Harganya tetap harga distributor, tak ada untung. Tenaganya nanti pakai dari Pemko Batam,” kata Rudi dalam rapat bersama para distributor bahan pangan di kantornya, Selasa (7/5/19) lalu.

Rapat bersama tersebut diikuti lebih dari 20 distributor bahan pangan di Batam. Mereka adalah distributor seperti beras, telur, minyak goreng, tepung, hingga daging.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam, Pebrialin menambahkan, pelaksanaan pasar murah TPID di awal Ramadan berlangsung lancar. Pasar murah yang diikuti 15 distributor sembako di Batam itu digelar di 10 titik pada 2-4 Mei 2019.

“Animo masyarakat tinggi. Karena masyarakat ingin memenuhi kebutuhan pokok jelang Ramadan,” ujarnya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin