Home Kepulauan Riau Batam Disperindag Batam Sosialisasi PPKM dan Vaksin Covid-19 di Pasar

Disperindag Batam Sosialisasi PPKM dan Vaksin Covid-19 di Pasar

41
Disperindag Batam
Tim Disperindag Batam melakukan sosialisasi PPKM dan protokol kesehatan di Pasar Botania 1, Batam Centre, Sabtu (22/5/21). (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menggelar sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro untuk pengendalian penyebaran virus corona ke pasar-pasar tradisional. Selain itu, juga disosialisasikan soal vaksinasi Covid-19.

Sosialisasi tersebut sebagai tindak lannjut Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 19 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro di Batam. Tim Disperindag bersama sejumlah perangkat daerah yang bergabung di Tim Task Force Penyebaran Covid-19 Kecamatan Batam Kota, mendatangi Pasar Botania 1, Batam Centre, Sabtu (22/5/21).

Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan mengatakan, seluruh tim task force yang dibentuk di masing-masing kecamatan telah bekerja sesuai instruksi.

Karena itu masyarakat diharapkan terbiasa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M yaitu mencuci tangan pakai sabun atau handsanitiser, menjaga jarak minimum 1,5 meter, memakai masker dengan benar, mengurangi mobilisasi atau interaksi dan menjauhi kerumunan.

BACA JUGA : Batam Bentuk Tim Pengawas Protokol Kesehatan hingga RT

“Target kita dalam penanganan Covid-19 dalam dua minggu ke depan diharapkan bisa menurunkan kasus yang saat ini terus naik jumlahnya,” kata Ade kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Botania 1.

Dengan diterapkannya PPKM ini diharapkan masyarakat Batam tidak lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Pasalnya, virus Covid-19 itu nyata adanya dan telah merenggut banyak korban jiwa.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19. Sebab masih ada masyarakat yang tidak percaya adanya virus ini,” kata dia.

Ade mengatakan, jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan, maka kemungkinan kasus penularan Covid-19 dapat semakin meningkat dan menimbulkan banyak efek negatif bagi ekonomi di kota Batam.

“Kalau ekonominya ingin bergerak maka tolong kita sama-sama disiplin protokol kesehatan. Kalau terlalu bebas, nanti bisa naik kasus covid-19. Jangan sampai terjadi lagi di Kota Batam, apalagi pemerintah memprioritaskan kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang,” ujar Ade.

BACA JUGA : Pemkot Batam Larang Pejabat dan Pegawai Berkumpul di Tempat Umum

Selain melakukan pelaksanaan PPKM berbasis Mikro, pihaknya dalam kegiatan tersebut juga memberikan edukasi terkait pelaksanaan program vaksinasi yang saat ini masih berjalan
serentak di Kota Batam.

Ade berharap kepada warga Batam untuk tidak menolak saat akan diberi vaksin. Setelah mendapatkan vaksinasi, pihaknya juga berharap agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.

“Bapak ibu sekarang ada vaksin Covid-19, saya harap bapak dan ibu mau ikut serta untuk divaksin. Dan yang perlu kita ingat, walaupun sudah vaksin kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Pada kegiatan tersebut, tim juga membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan pembinaan agar sadar bahaya Covid-19.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin