Home Kepulauan Riau Disdik Kepri Yakin Belajar di Sekolah Mulai Awal Juli 2021

Disdik Kepri Yakin Belajar di Sekolah Mulai Awal Juli 2021

Disdik Kepri
Kepala Disdik Kepri, Muhammad Dali
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri optimistis belajar tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan pada tahun ajaran baru nanti. Saat ini, pemerintah dan pihak sekolah terus mematangkan dan mempersiapkan proses belajar dan mengajar pada awal Juli 2020 nanti.

Kepala Disdik Kepri, Muhammad Dali mengatakan, sesuai arahan pemerintah pusat yang mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka dilakukan pada tahun ajaran baru 2021 atau awal Juli 2021.

“Kita intinya mengikuti saja, tetap dengan penerapan protokol kesehatan, vaksinasi tenaga pendidik dan mempersiapkan pembelajaran tatap muka dengan baik dan matang,” ujar Dali di Tanjungpinang, kemarin.

BACA JUGA : Guru SMA dan SLB di Kepri Segera Disuntik Vaksin Covid-19

Menurut Dali, hingga saat ini pihaknya telah mempersiapkan seluruh persyaratan dan fasilitas untuk mendukung pembelajaran tatap muka tersebut di terapkan.

“Jangan sampai keputusan pembelajaran Tatap Muka ini menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19,” tegas Dali seperti dikutip kominfo.kepriprov.go.id, Selasa (23/3/21).

Untuk itu, lanjut Dali pihaknya telah berupaya untuk melakukan vaksinasi bagi seluruh tenaga pendidik selesai sebelum dibukanya tahun ajaran baru.

“Sebelum Juli kita harapkan seluruh tenaga pendidik sudah kita vaksin agar orangtua dan masyarakat tak khawatir dengan dibukanya pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini,” kata dia.

Meski demikian, lanjut Dali, hingga saat inipun sudah terdapat beberapa sekolah di Provinsi Kepri yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka.

Vaksinasi guru dan tenaga kependidikan

Untuk menyukseskan belajar di sekolah nanti, seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMA dan Sekolah Luar Biasa (SLB) segera disuntik vaksin Covid-19. Bukan hanya sekolah negeri, guru dan tenaga pendidik di sekolah swasta juga bakal diikutkan dalam program vaksinasi untuk mencegah penularan virus corona itu.

Dali mengatakan, jumlah guru dan tenaga kependidikan yang mengabdi di seluruh SMA dan SLB sekitar 6.000 orang. Saat ini, sejumlah guru di Kota Tanjungpinang sudah divaksinasi.

BACA JUGA : DPRD Batam Soal Belajar di Sekolah: SMP Boleh, SD Jangan Buru-Buru

Ia berharap seluruh guru yang mengabdi di Tanjungpinang, Bintan, Lingga, Karimun, Batam, Natuna dan Kepulauan Anambas juga disuntik vaksin Covid-19 dalam waktu dekat.

“Kami sudah usulkan agar guru-guru dan staf sekolah diprioritaskan sehingga sistem pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Dali mengemukakan, guru dan staf sekolah merupakan bagian terpenting dalam upaya pencegahan Covid-19. Mereka dapat secara konsisten menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada para pelajar dan juga orangtua pelajar tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Bisri mengatakan vaksinasi terhadap guru dan staf sekolah akan diprioritaskan. Sejumlah guru di Tanjungpinang sudah mendapat vaksinasi.

“Prosedur administrasi tentunya harus dipenuhi dinas yang berwenang sehingga vaksinasi dapat dilaksanakan secara maksimal,” kata dia.

******

Editor : YB Trisna

SebelumnyaPLN Batam Buka Layanan Virtual, Pelanggan Lebih Gampang dan Nyaman
Selanjutnya3.605 Lansia di Kepri Sudah Divaksin Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin