Home Nusantara Di Ponorogo, Jokowi Resmikan Bendungan Bendo Senilai Rp.1,1 Triliun

Di Ponorogo, Jokowi Resmikan Bendungan Bendo Senilai Rp.1,1 Triliun

22
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Bendo, di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Selasa (7/9/2021) siang. (Foto : Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Ponorogo (Jatim) – Dalam kunjungan ke Jawa Timur, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk meresmikan Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9/2021).

Waduk atau Bendungan Bendo ini dibangun di sepanjang aliran Sungai Keang yang merupakan anak sungai Madiun. Dimulai sejak tahun 2015 dan baru rampung tahun 2021,  dengan menelan biaya sebesar Rp.1,1 triliun.


Kemudian, waduk tersebut dirancang agar dapat menampung air dengan kapasitas 40 juta meter kubik, diharapkan mampu mengairi sawah sekitar 7.800 Ha yang berada di sekitarnya.

Tambah lagi, di bawah Bendungan Bendo terdapat empat bangunan yang berfungsi sebagai storage waduk atau storage air di sungai. Diantaranya Bendungan Ngindeng, Kori, Wilangan dan Jati.

Sementara, tiga bendungan tersebut berada di wilayah Ponorogo yang mampu mengairi sawah seluas 3.300 hektar. Sedangkan Bendungan jati berada di wilayah Kabupaten Madiun dengan kapasitas mampu mengairi sawah seluas 4.500 hektar.

“Dengan begitu, yang semula IP nya 170, dengan adanya bendungan menjadi meningkat 260 per tahun. Sehingga, petani dapat menanam sawahnya yang tadinya padi, polowijo – polowijo, sekarang bisa padi-padi, polowijo,” terang Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menyebutkan, bahwa Bendungan Bendo ini memiliki kapasitas 43 juta meter dengan luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter.

“Untuk itu, bendungan ini akan mampu memasok air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi bahaya banjir, dengan mereduksi banjir 31% atau sebesar 117,4 meter kubik per detik,”  kata Presiden.

Presiden Jokowi juga menyampaikan, di tahun 2021 ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan. Artinya, produktivitas pertanian di Indonesia akan meningkat drastis, karena ketambahan air dan pasokan air.

“Saya berpesan, agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan disambungkan seluruh jaringan irigasi yang ada. Sehingga, masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya,” pungkas Presiden Jokowi mengakhiri sambutan.

Usai memberikan sambutan, Presiden Joko Widodo memutar roda pintu air dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian bendungan.

Pada kesempatan itu pula, Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, beserta Bupati Ponorogo Sugiri.(*)

Penulis : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin