Home Nusantara

Dengar Desahan Hubungan Pasutri Membahana, Pria Ini Nekat Dobrak Pintu Rumah Tetangga, Lalu….

Perkosa
Di rumah milik korban inilah, Ardi bin Amir Hamsah (41), asal Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan melancarkan aksi bejatnya pada malam sebelum Lebaran. F: Barakata.id / ist
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Musi Banyuasin – Ardi bin Amir Hamsah (41), asal Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, nekat memperkosa istri tetangganya sendiri yang baru menikah tiga bulan di depan suami korban.

Pelaku sebelumnya mengancam suami korban dengan pisau dan mengikat suami korban.

Peristiwa itu terjadi malam sehari menjelang lebaran. Saat itu pelaku mendatangi rumah korban, sekira pukul 01.00 WIB dini hari yang berada di tengah kebun karet Dusun 1, Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin , Sumatera Selatan ( Sumsel ).

Baca juga:

Di duga pelaku tak tahan mendengar desahan pasutri yang sedang berhubungan intim di dalam rumah. Pelaku akhirnya nekat mendobrak pintu dan masuk ke dalam rumah untuk melancarkan niat bejatnya.

“Pelaku mengancam korban dengan sebila pisau dan mengikat suami korban dengan seutas tali. Setelah itu pelaku menjalankan aksi bejatnya mencabuli korban yang baru menikah tiga bulan,” kata Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya.

Setelah melakukan aksi benarnya itu, pelaku meninggalkan korban dengan membawa HP milik korban. Tak terima atas tindakan si pelaku, korban melaporkan kejadian memilukan itu ke polisi.

Setelah mendapat laporan dari korban, jajaran Sat Reskrim Polres Muba yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin dan Kanit Pidum, Ipda Nasirin melakukan olah TKP dan melacak ponsel yang dicuri pelaku, alhasil polisi menangkap pelaku yang belum jauh kabur.

Baca juga:

Pelaku akhirnya berhasil diringkus Tim Srigala Polres Musi Banyuasin bekerjasama Mapolsek Babat Supat.

“Tersangka mengakui perbuatannya dengan niat ingin mencabuli korban dan mengambil HP korban yang tergeletak di rumah korban,” katanya.

Di hadapan polisi, pelaku Ardi bin Amir Hamsah (41) mengakui perbuatannya namun hanya mengaku mengambil Hp. “Hanya ambil Hp,” tuturnya di hadapan polisi.

Polisi mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban, handphone korban, serta pakaian pelaku yang digunakan saat melakukan tindak perkosaan.

Baca juga:

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 269 KUHP Tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

*****

Editor: Ali Mhd

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin