Home Ekonomi UKM

Dari Hobi Makan, Nitasari Tekuni Bisnis Kuliner

153
Bread puding, salah satu menu yang ditawarkan di Annita Kitchen. (F: Instagram)

Barakata.id- Setiap orang punya motivasi yang berbeda ketika memulai bisnis. Hobi menjadi salah satu faktornya. Nitasari misalnya, berawal dari hobi makan, dia memutuskan untuk menekuni bisnis kuliner.

Bisnis yang dijalaninya saat ini bukan pengalaman pertamanya di bidang usaha. Sebelumnya dia juga pernah membuat usaha pembuatan snack hand bouquet untuk hadiah saat wisuda atau perayaan.

“Bisnis kuliner ini bermula dari ketidaksengajaan,” kata dia, Kamis (2/7/20).

Nita mengaku suka makan, ngemil dan jajan. Saat bulan puasa kemarin pandemi Covid-19 kasusnya sedang ramai. Nita pun takut jajan di luar, lagi pula di masa yang tak menentu dan ekonomi sedang sulit dia harus berhemat. Maka mulailah ia membuat sendiri camilan untuk buka puasa. Tak lagi beli takjil di luar.

Baca Juga:
Terjebak Pandemi, Tika Produksi Minuman Sejuk

“Kebetulan adik saya punya ide untuk bikin macaroni schotel. Makanan apa itu pikir saya. Tapi tetap juga coba bikin. Resepnya lihat di internet, buka-buka cookpad,” ujar mantan guru TK ini.

Di waktu yang sama, Nita mendapat undangan buka bersama. Wanita 31 tahun ini pun berinisiatif untuk membawa macaroni schotel buatannya di acara tersebut. Sampai di sana teman-temannya ternyata suka dengan camilan buatannya.

Macaroni Schotel, camilan pertama yang dipasarkan Annita Kitchen. (F: Istimewa)

“Saya bercanda waktu itu, bilang kalau banyak yang suka nanti open PO,” tuturnya.

Tidak langsung percaya, makanan yang dibuatnya enak, besoknya Nita kembali membuat makanan itu. Kali ini dia mengundang tetangganya untuk mencicipi. Ternyata banyak yang suka. Macaroni schotel ini berbahan makaroni, daging, sosis dan keju serta mozarella. Setelah diaduk dan dibumbui kemudian adonan dipanggang.

Baca Juga:
Sukses Bisnis Fesyen, Kanye West Rambah Kosmetik

“Akhirnya saya dan adik sepakat untuk jualan. Ya udah Bismillah aja, kami pikir macaroni schotel ini belum banyak yang bikin dan jual. Pas open PO, banyak yang pesen, sehari bisa 14 pesanan. Itupun untuk ukuran yang large,” katanya.

Nita pun jadi bersemangat. Dia melabeli produknya Annita Kitchen. Gabungan dari nama adiknya, Anisa dan namanya Nita.

Tak hanya berhenti di macaroni schotel, Nita mulai membuat bitterballen. Bahannya hampir sama dengan macaroni schotel, bedanya bitterballen ini digoreng dan bentulnya bulat-bulat. Tak berhenti di sana, Annita Kitchen terus mengeluarkan aneka varian menu. Ada bread puding, spageti carbonara, autenthic tiramisu hingga lunch box yang isinya nasi dengan lauk ayam saos pedas manis dan telur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin