Beranda Kepulauan Riau Batam

Dapat Dukungan Persatuan Masyarakat Riau, Jefridin Kian Mantap Maju Pilkada Batam

16
0
Jefridin Batam
Jefridin Hamid menerima dukungan dari Persatuan Masyarakat Riau untuk maju sebagai calon Wawako Batam di Golden Prawn Batam, Minggu (23/6/24) malam. (F: barakata.id/ist)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Dukungan kepada Jefridin Hamid untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam 2024 terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Hal itu membuatnya semakin mantap untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota (Wawako) Batam mendampingi Marlin Agustina.

Terbaru, Jefridin mendapat dukungan penuh dari Persatuan Masyarakat Riau (PMR) Kota Batam. Kepada para pendukungnya itu, Jefridin menegaskan bahwa tekadnya untuk ikut bertarung di gelanggang Pilkada Batam semakin kuat karena banyaknya dorongan dan dukungan masyarakat.

- Advertisement -

“Hari ini saya katakan siap seribu persen untuk maju pada Pilkada Batam mendampingi Ibu Marlin Agustina,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh anggota PMR yang hadir di acara silaturahmi di Golden Prawn, Bengkong, Batam, Minggu (23/6/24) malam.

“Terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh tokoh dan masyarakat Riau yang telah memberikan dukungan. Saya mohon doa agar niat tulus dan ikhlas untuk melanjutkan pembangunan Batam diijabah Allah SWT,” kata suami Hariyanti itu.

BACA JUGA : Jefridin Komitmen Lanjutkan Pembangunan Batam, Siap Dampingi Marlin di Pilkada 2024

Terkait langkah yang sudah diambil untuk mengikuti Pilkada, Jefridin menyampaikan sudah melakukan penjaringan politik ke sejumlah partai politik (parpol). Mengenai statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), berdasarkan Undang-undang ASN Nomor 20 tahun 2023, jika ASN atau pejabat Pratama maju dalam kancah kepala daerah atau wakil kepala derah maka harus mengundurkan diri.

Sebagaimana diatur pada pasal 56 disebut, ketika sudah terdaftar di KPU, ASN harus mengundurkan diri.

“Saat ini masih menunggu rekomendasi dari partai politik. Begitu keluar rekomendasi, Saya langsung mengundurkan diri. Pertama dari jabatan saya sebagai Sekda Batam. Setelah itu saya akan mundur dari ASN, jika sudah terdaftar di KPU sebagai calon,” jelasnya.

Di kesempatan itu ia mengatakan bahwa selama mendampingi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ia bertugas dalam membuat kebijakan, berkoordinasi dengan Perangkat Daerah dan urusan administrasi di lingkungan Pemko Batam.

“Selama menjadi Sekda Batam banyak hal yang saya pelajari dari Pak Wali. Bagaimana pemikiran beliau dalam membangun Batam. Bahkan trik yang diambil belum terpikirkan oleh kita, sudah beliau pikirkan. Oleh karena itu saya berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Batam,” tegasnya. (bar)

- Advertisement -