Home Warta Daerah PPKM Level 1-3 Boleh Belajar Tatap Muka

Daerah PPKM Level 1-3 Boleh Belajar Tatap Muka

31
Ilustrasi. (F: Pexels)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id- Daerah yang masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai 3 boleh belajar tatap muka. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah mengizinkan daerah PPKM level 1 sampai 3 untuk memulai belajar atau sekolah tatap muka.


“Pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan, prinsip kehati-hatian, serta kesehatan dan keselamatan seluruh insan kependidikan dan keluarganya,” ujar Wiku dalam Keterangan Pers, Selasa (24/8/21) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:

Sedangkan untuk wilayah PPKM level 4 saat ini masih harus tetap belajar jarak jauh. Meskipun demikian, saat ini pemerintah juga mempersiapkan teknis asesmen nasional atau simulasi menjelang pembukaan belajar tatap muka di daerah PPKM level 4.

Simulasi itu dimulai pada 24 Agustus hingga 2 September mendayang dengan kapasitas maksimal 25 persen siswa dan guru.

Menteri Kemendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran tatap muka di wilayah PPKM level 1-3 sudah diizinkan, meski belum menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Bagi sekolah yang peserta didiknya belum mendapatkan giliran vaksinasi, sekolah di wilayah PPKM level 1-3 tetap dapat menyelenggarakan PTM terbatas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Nadiem, Kamis (19/8/21) dikutip dari CNN Indonesia.

Baca Juga:

Salah satu protokol kesehatan yang harus diterapkan adalah jumlah maksimal kuota siswa di kelas hanya boleh 50 persen.

Bahkan Nadiem mengatakan, Presiden Joko Widodo telah mendorong agar pembelajaran tatap muka seera digelar di wilayah PPKM level 1-3. Penyataan itu disampakan saat presiden meninjau vaksinasi Covid-19 di SMPN 3 Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Kamis (8/8/21) lalu.

**

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin