Home Warta Dunia

Covid-19 di Malaysia, 126 Orang Meninggal dalam Sehari

Covid-19 di Malaysia
Ilustrasi. (F: Freepik)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id- Sebanyak 126 orang di meninggal dalam sehari gegara Covid-19 di Malaysia. Jumlah yang dilaporkan otoritas Malaysia pada Rabu (2/6/21) ini menjadi rekor tertinggi sejak awal pandemi.

Sebelumnya, pada 29 Mei lalu dilaporkan terjadi kematian dalam sehari sebanyak 98 orang.

Dilansir dari laman Channel News Asia, Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan dari total jumlah kematian 126 orang, sebanyak 123 orang adalah warga Malaysia. Sedangkan 3 orang sisanya adalah warga asing.

Baca Juga:

Berdasarkan data yang dirilis situs resmi Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, para pasien Covid-19 yang meninggal ini banyak dari mereka memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes dan darah tinggi. Para pasien yang meninggal berusia antara 29-98 tahun.

Data hingga 2 Juni, Jumlah kematian nasional saat ini mencapai 2.993. Malaysia mencatat 7.703 kasus Covid-19 baru pada Rabu (2/6/21). Sehingga kasus total nasional menjadi 587.165.

“Sebanyak 82.274 dari kasus ini saat ini aktif atau menular,” tutur otoritas Kesehatan Malaysia.

Rekor lainnya, saat ini ada 878 pasien di unit. Dari jumlah tersebut, 441 membutuhkan bantuan pernapasan.

Wilayah yang paling banyak menyumbang kasus baru adalah Lembah Klang, Jumlahnya hampir setengah dari kasus baru yang ada. Rinciannya 2.728 kasus di Selangor, dan 701 di Kuala Lumpur. Kemudian 588 kasus di Sarawak dan 554 di Johor serta 407 di Penang.

Baca Juga:

Sebanyak 20 klaster baru telah ditemukan. Empat diantaranya dipicu kunjungan rumah tangga musim perayaan di Penang, Kedah, Perak dan Kuala Lumpur.

Malaysia pun mulai menerapkan lockdown secara nasional mulai dari Selasa (1/6/21). Lockdown itu diserukan di tengah gelombang Covid-19 yang mengganas.

Kebijakan lockdown ini diambil setelah Otoritas Kesehatan mengungkapkan sistem medis yang kewalahan. Tempat tidur unit perawatan intensif dan ruang di kamar mayat hampir habis.

***

Editor: Asrul R

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin