Home Kepulauan Riau Batam Cegah Penyakit, Polda Kepri Pasang Alat Cuci Tangan di Pintu-Pintu Masuk

Cegah Penyakit, Polda Kepri Pasang Alat Cuci Tangan di Pintu-Pintu Masuk

Polwan Polda Kepri mencuci tangannya dengan cairan pembersih yang tersedia di salah satu pintu masuk ruangan Mapolda Kepri, Selasa (3/3/20). (F: Teguh Prihatna/Barakata.id)

Barakata.id, Batam – Ada yang berbeda di Polda Kepri (Kepulauan Riau). Di setiap pintu masuk ruangan di masing-masing satuan, terdapat alat untuk cuci tangan (hand sanitizer), lengkap dengan cairan pembersihnya.

Alat cuci tangan berisi cairan tersebut menempel di dinding. Siapapun yang akan melintas, akan dengan mudah melihatnya.

Dengan alat itu, setiap orang yang akan masuk ke ruangan, akan membersihkan atau mencuci tangannya terlebih dahulu. Sebagai background, terdapat poster berisi tulisan tentang tata cara mencuci tangan yang benar, dengan dua bahasa yakni Indonesia dan Inggris.

Baca Juga :
Pulang dari Natuna, 229 Personel Polda Kepri Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Alat tersebut terpasang di antaranya di pintu menuju ruang Kapolda Kepri, ruang Wakapolda Kepri, Bidang Humas Polda Kepri dan ruangan satuan lainnya.

Pemasangan alat pencuci tangan tersebut merupakan salah satu langkah jajaran Polda Kepri untuk mencegah penyebaran penyakit atau virus jahat yang bisa mengancam kekebalan tubuh manusia.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan, alat pencuci tangan tersebut sudah dipasang sejak dua bulan lalu. Menurutnya, pemasangan alat tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan masing-masing personel.

Apalagi, saat ini sedang heboh dengan wabah virus corona. Dan menurut pakar kesehatan termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cuci tangan dengan bersih dan menggunakan sabun atau cairan pembersih dapat menekan risiko terinfeksi virus tersebut.

“Seluruh pelayanan publik, termasuk di kantor dan staf sudah dipasang alat itu. Sudah sejak dua bulan lalu. Ya, untuk menjaga agar (tangan) tetap bersih baik sebelum atau sesudah beraktivitas,” katanya, Selasa (3/3/20).

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto

Terkait penggunaan dua bahasa dalam penjelasan tata cara cuci tangan yang benar, menurut Kapolda, hal itu karena wilayah Kepri berada di daerah perbatasan dengan negara lain.

“Kita gunakan dua bahasa karena kita berada di wilayah yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” ujar Andap.

Baca Juga :
Mutasi di Polda Kepri, Kapolresta Barelang Diganti

Andap menegaskan, penerapan pola hidup sehat kepada jajarannya dan masyarakat sudah digaungkannya sejak ia mulai menjabat Kapolda Kepri. Selain alat pencuci tangan itu, jajaran Polda Kepri juga rutin menggelar olahraga bersama, pemeriksaan kesehatan dan cara-cara hidup sehat lainnya.

“Semua itu saya terapkan sebagai bentuk kepedulian untuk selalu menjaga pola hidup yang sehat. Dari mulai imbauan, ajakan hingga penerapan berbagai aturan terkait pola hidup sehat,” kata Jenderal bintang dua ini.

Jenderal yang gemar mengayuh sepeda hampir setiap ada kesempatan ini, juga kerap berbagi tips tentang hidup sehat, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Kesehatan bukan segalanya tetapi tanpa kesehatan segalanya tidak akan berarti apa-apa. Karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.

*****

Penulis : Teguh Prihatna

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin