Home Kepulauan Riau Batam

Calon Murid Membludak, 8 SMP Negeri di Batam Kota Tambah Ruangan

73
SMP Negri Batam
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan

Barakata.id, Batam – Antusias orangtua di Kota Batam untuk memasukkan anaknya ke SMP negeri masih tinggi. Diprediksi, tahun ajaran 2020/2021 ini akan banyak calon murid yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Batam sedang merancang penambahan ruang kelas baru untuk menambah daya tampung sekolah.

Penambahan ruang belajar itu salah satunya dilakukan di sekolah negeri yang ada di Kecamatan Batam Kota.

Baca Juga :
Dua Tahun Numpang, SMPN 62 Batam Segera Tempati Gedung Sendiri

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengaku sudah mengusulkan penambahan rombongan belajar untuk tingkat SMP negeri di Kecamatan Batam Kota. Ada 8 SMP negeri yang diajukan untuk ditambah ruangan belajarnya kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Usulan penambahan ruang kelas baru itu disampaikannya dalam pertemuan bersama ratusan wali calon murid di SMPN 42 Batam, Rabu (8/7/20) lalu.

Hendri mengatakan, penambahan rombel ini untuk menyiasati agar semua yang tak lolos penerimaan peserta didik baru (PPDB), bisa tertampung di sekolah negeri.

“SMPN 42 kami mohon dari 6 rombel jadi 7 rombel. SMPN 52 dari 6 rombel menjadi 7 rombel begitupun SMPN 28 juga begitu. Sedangkan SMPN 10, dari 9 rombel menjadi 10 rombel,” katanya.

Baca Juga :
Sekolah di Batam Dilarang Wajibkan Seragam bagi Murid Baru

Adapun 8 SMP yang akan ditambah ruangan belajarnya adalah, SMPN 31 di Anggrek Sari, SMPN 42 di Bida Asri 2, SMPN 43 di Legenda Malaka dan SMPN 52 Botania. Kemudian, SMPN 28 di Taman Raya, SMPN 12 di Legenda Malaka. Sedangkan SMPN 10 dan SMPN 6 di Seipanas.

Menurut Hendri, SMPN 42 termasuk sekolah yang banyak pendaftarnya, sementara daya tampung enam ruang yang jika per kelas 36 siswa hanya mampu menampung 216 orang.

“Padahal calon siswa yang mendaftar ada 426 orang,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika ruang belajar ditambah, maka siswa yang tidak tertampung bisa mulai berkurang. Jika masih ada, pihaknya akan mendistribusikan ke sekolah negeri terdekat.

Sementara itu, untuk penyelesaian persoalan PPDB tingkat SMP wilayah Kecamatan Sekupang, menurut Hendri masalah pertama yakni membludaknya pendaftar di SMPN 3 Batam. Di sisi ain, pendaftar di SMP negeri lain masih minus siswa.

Baca Juga :
Horee, Uang SPP Sekolah Swasta di Kepri Akan Disubsidi

Di antaranya SMPN 20 di Tiban Koperasi dan SMPN 57 Batam di Patam Lestari.

“Kami sudah bersepakat, yang penting anak-anak tertampung di sekolah negeri. Kami akan atur dengan cara yang masih tidak tertampung walau ada kebijakan tambah jumlah siswa akan didistribusikan ke sekolah negeri terdekat yang masih bisa menampung,” katanya.

Hendri menerangkan, masalah PPDB di Batam hampir sama, yakni pendaftar menumpuk di salah satu sekolah tertentu, sementara sekolah lain masih membutuhkan murid.

Ia mengimbau para orangtua calon murid agar tidak fokus pada satu sekolah tertentu.

“Yang jelas sesuai arahan Pak Wali, yang mau masuk ke sekolah negeri akan ditampung. Soal tambah rombel di Sekupang tidak ada, hanya tambah siswa dari 36 per kelas menjadi 40 orang, beda dengan di Batam Kota,” pungkasnya.

*****

Penulis : Ali Mhd

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin