Home Warta Ekonomi Bright PLN Batam Mantap Jalankan EBT, Tingkatkan Keandalan Listrik di Batam

Bright PLN Batam Mantap Jalankan EBT, Tingkatkan Keandalan Listrik di Batam

17
PLN Batam
Ilustrasi. pembangkit listrik berbasis EBT

Barakata.id, Batam – Bright PLN Batam mantap menjalankan program energi baru terbarukan (EBT) untuk meningkatkan keandalan listrik di wilayah Pulau Batam dan sekitarnya. Bright PLN Batam akan terus mendorong penggunaan pembangkit listrik ramah lingkungan.

“Kami komitmen dengan EBT, kami akan meningkatkan kapasitas pembangkit dengan teknologi yang lebih maju,” kata Vice President of Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri kepada barakata.id di Batam Centre, Batam, Kamis (29/10/20).

Untuk memulai hal itu, Samsul mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dan menandatangani MoU dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS).

“Pembuatan pembangkit listrik dengan teknologi baru. Teknologinya mereka belum buka. Bahan bakarnya air laut dan limbah, bisa memproduksi listrik, solar, dan air bersih. Mereka persentasi dan sudah punya Success story di Orlando,” kata dia.

Menurut Samsul, pembangkit ramah lingkungan itu, akhir tahun atau awal tahun 2021 ini sudah dibangun.

“Pembangkit ini berkapasitas io sMw, ukurannya kecil, hanya sebesar kontainer 40 feet. Ini akan jadi solusi untuk daerah terpencil, kami tidak perlu pikirkan transfer BBM,” ujarnya.

Baca Juga :

Selain itu, bright PLN Batam juga akan bangun solar panel. Samsul menegaskan, solar panel dipilih karena sangat ekonomis untuk efisiensi.

“Kami sudah diskusi dengan penyedia solar panel dengan harga Rp900 per/kWh,” sebutnya.

Sebagai contoh, bright PLN Batam akan membangun 1 MW terlebih dahulu.

“Jadi untuk ketersediaan tahun ini sampai tahun depan, ada sekitar 40 MW akan dibangun,” kata dia.

Ketersediaan listrik aman

Samsul memastikan, keandalan kelistrikan di Batam akan terjaga hingga beberapa tahun ke depan, apalagi dengan dukungan pembangkit listrik berbasis EBT. Sampai beberapa tahun ke depan, ketersediaan listrik di Batam pun masih dalam kondisi berlebih daya.

Menurut dia, dengan kondisi pembangkit yang ada saat ini, Bright PLN Batam masih memiliki cadangan sekitar 120 Megawatt (MW) dari beban puncak listrik di Batam sebesar 450 MW.

“Pembangkit terbesar kami berkapasitas 65 MW, dengan cadangan sebesar 120 MW, tetap akan teratasi kalaupun ada gangguan di pembangkit utama saat ini,” ujarnya.

Samsul juga mengatakan, keandalan kelistrikan di Batam akan lebih maksimal dengan pembangkit listrik baru (PLTMG) berkapasitas 30 MW yang akan dibangun pada akhir 2020 atau awal 2021 nanti.

“Kami sudah lelang dan ada pemenangnya,” timpalnya.

Saat ini, lanjut Samsul, jika ada perusahaan yang mau masuk dengan kebutuhan tenaga 50 MW masih bisa dengan cadangan yang ada.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin