Home Batam BP Batam Libatkan Konsultan China untuk Pengembangan Pulau Rempang dan Galang

BP Batam Libatkan Konsultan China untuk Pengembangan Pulau Rempang dan Galang

BP Batam
Pertemuan BP Batam dengan pihak Shenzhen Greater Bay Area Institute, Sabtu (1/4/23). (F: ist)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melibatkan konsultan internasional asal China untuk pengembangan Pulau Rempang dan Galang. Kedua pulau itu bakal dikembangkan menjadi kawasan ekonomi baru.

Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengatakan, rencana kolaborasi ini sudah dibahas detail saat pihaknya menerima kunjungan dari Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute di Batam, Sabtu (1/4/23).

- Advertisement -
artikel perempuan

“Konsultan internasional itu berbasis di Kota Shenzhen. Mereka adalah suatu institusi yang sangat kredibel di China dan ikut membantu pemerintah Shenzhen dalam membuat perencanaan yang baik,” ujar Sudirman Saad.

BACA JUGA : Investasi Asing di Batam Tahun 2022 Naik 48,5 Persen

Sudirman berharap, kolaborasi antara BP Batam dan konsultan internasional ini mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi pengembangan Pulau Rempang dan Galang.

BP Batam, kata dia, tengah memberikan atensi terhadap pengembangan kedua pulau tersebut sebagai kawasan pengembangan ekonomi baru yang mampu mendatangkan investor dalam peningkatan ekonomi daerah ke depan.

Hal ini juga terlihat dari pemaparan BP Batam terkait pengembangan Pulau Rempang dan Galang yang mengedepankan konsep “Green and Sustainable City”.

“Mereka juga mampu mengundang investor dari seluruh dunia, khususnya Hongkong, China dan Singapura. Hal ini pula yang membuat perkembangan Kota Shenzhen begitu pesat. Kita harapkan kolaborasi nanti juga bisa memberikan dampak positif,” katanya.

BACA JUGA : BP Batam Ajak Semua Pihak Bersinergi Tarik Investasi ke Batam

Dalam pertemuan itu, Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute disebut mampu memberikan pengaruh baik terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone) di Shenzhen dengan capaian realisasi investasi asing sekitar ratusan triliun rupiah dalam jangka lima tahun.

Menurut Sudirman, pencapaian tersebut merupakan hasil dari perencanaan Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute yang sangat komprehensif.

“Kita tentu berharap kolaborasi ini bisa terealisasi. Apalagi kita punya land bank di Pulau Rempang dan Galang. Arahan Menko Perekonomian, tahun ini harus dikerjakan. Mudah-mudahan akan ada kerja sama yang baik ke depan,” pungkasnya.

Sementara, Executive Director and Principal Researcher Shenzhen Greater Bay Area Institute, Shen Peng atau Mr. Sam menyatakan bahwa pihaknya telah mengunjungi langsung Pulau Rempang guna melihat kondisi dan potensi yang ada.

Mr. Sam pun optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal jika kolaborasi dengan BP Batam terealisasi.

“Kami sudah melihat kawasan Rempang. Kami tertarik untuk bisa terlibat dalam pengembangannya ke depan. Semoga kolaborasi ini dapat berjalan baik,” ujarnya. (dn/bf)

- Advertisement -