Home Kepulauan Riau Tanjungpinang

Bertemu Gubernur Kepri, Ketua RT dan RW Kecewa Program RTM dan RTLH Hilang

81
Gubernur Kepri
Gubernur Kepri, Isdianto bertemu dengan Forum RT dan RW Kota Tanjungpinang di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (16/9/20). (F: Dok Pemprov Kepri)

Barakata.id, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Isdianto bertemu dengan sejumlah perangkat RT dan RW se-Kota Tanjungpinang di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (16/9/20). Melalui perangkat RT dan RW itu, Gubernur Kepri mendengarkan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Asirin, Ketua Forum RT dan RW Kota Tanjungpinang memulai curhat dengan mengungkapkan suka dan dukanya menjadi RT dan RW. Ia mengaku banyak menerima laporan dari rekan sejawat soal seringnya perangkat RT dan RW yang menerima kritikan pedas dari masyarakat.

“Terutama dari warga masyarakat yang tidak puas karena tidak menerima bantuan saat ada pembagian bantuan dari pemerintah,” katanya.

“Tapi Alhamdulillah kami selalu menerima dengan lapang dada, apapun bentuk kritikan dan bahkan hinaan yang ditujukan kepada kami. Karena kami sadar, bahwa kamilah sasaran utama komplain masyarakat,” kata Asirin.

Baca Juga :
* Pandemi COVID-19, APBD Kepri 2021 Turun Rp700 Miliar

* Transaksi Nontunai di Kepri Melesat 143 Persen

Pada kesempatan itu, Asirin juga menyampaikan kekecewaan mereka atas hilangnya beberapa program pemerintah. Padahal, proram tersebut bagus dan sangat bermanfaat untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan.

Sejumlah program yang tidak dilaksanakan lagi di antaranya, Program Percepatan Pembangunan Desa/Kelurahan (P3DK), Rumah Tangga Miskin (RTM) dan program rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH).

“Program-program itu sangat bagus, tapi sekarang justru tidak ada lagi. Kami harap ke depan program ini bisa dilaksanakan lagi, karena sangat membantu warga,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kepri mengakui jika memang beberapa program tersebut dulunya ada dan sangat bagus. Digagas sejak zaman Gubernur Ismeth Abdullah, lalu dilanjutkan oleh Muhammad Sani dan Nurdin Basirun.

Baca Juga :
* Optimistis Kepri Lolos dari Resesi

* BANTUAN USAHA: 16 Ribu Pelaku UKM Kepri Diajukan Dapat Modal Rp2,4 Juta

Namun, kata Isdianto, karena keadaan anggaran Pemprov Kepri yang tidak mencukupi, akhirnya program-program tersebut tidak bisa dilanjutkan.

“Namun ke depan, kita akan melakukan progran yang mirip dengan itu semua. Nanti sistem penganggarannya bisa berbagi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kota atau kabupaten,” katanya.

“Programnya bisa apa saja, yang jelas sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing,” sambung Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri mengimbau agar forum RT dan RT senantiasa kompak, tetap menjaga silaturahmi serta menjaga kondusifitas warganya masing-masing agar tetap nyaman, tentram dan damai.

“Keberhasilan kepala daerah tergantung pada RT dan RW, karena RT dan RW-lah yang memiliki masyarakat. Bukan bupati, Walikota atau Gubernur. Makanya tingkatkan terus silaturahmi, saling bahu-membahu satu sama lain,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin