Home Warta Nusantara

Berstatus Siaga, Pagi Ini Gunung Sinabung Erupsi Lagi

50
Gunung Sinabung Meletus
Gunung Sinabung kembali meletus dan memuntahkan abu vulkanik. (F: BPBD Kabupaten Karo)

Barakata.id- Pagi ini sekitar pukul 06.07 WIB, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali erupsi. Ketinggian kolom abu terlihat sekitar 1.000 meter di atas puncak dan ketinggiannya 3.460 meter di atas permukaan laut.

Siaran pers Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kamis (13/8/20) menyebutkan kolom abu berwarna kelabu dengan instensitas sedang, condong ke arah timur, tenggara dan selatan.

“Gunung Sinabung berstatus level III atau siaga. Masyarakat diminta tak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi,” kata PVMBG.

Baca Juga:
Sejumlah Dosen Positif Covid-19, Kampus USU Lockdown

Masyarakat yang ada di daerah 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung juga diminta waspada. Demikian pula untuk radius 5 kilometer untuk sektor Selatan-Timur, serta 4 kilometer untuk sektor Timur-Utara.

Masyarakat diminta memakai masker saat keluar rumah. Apalagi jika terjadi hujan abu. Abu vulkanik tidak bisa dianggap sepele karena bisa menyebabkan gangguan pernapasan akut atau ISPA.

Dilansir dari CNNIndonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menyebutkan, selain ISPA, abu vulkanik juga menyebabkan gangguan penglihatan, iritasi pada kulit serta gangguan mekanikal.

Atap rumah juga harus dibersihkan dari abu vulkanik untuk menjaga agar tidak roboh. Demikian pula dengan sarana air bersih harus dijaga atau ditutup agar tak kena hujan abu.

“Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” kata kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen.

Aktivitas Gunung Sinabung memang kembali tinggi sejak Sabtu (8/8/20) kemarin. Gunung Sinabung sempat bersatus level III atau siaga, dengan erupsi mencapai 2.000 meter dari puncak.

Saat itu warga setempat direlokasi ke tempat yang aman dari bahaya erupsi. Tak ada yang boleh beraktivitas di dekat gunung tersebut. Sejumlah daerah pun dihujani abu vulkanik.

Baca Juga:
Gunung Anak Krakatau Meletus, Warga Diminta Menjauh Radius 2 Km

Setelah Sabtu itu, Selasa (11/8/20) kembali terjadi erupsi. Kolom abu lebih tinggi dari erupsi sebelumnya, yakni mencapai 5.000 meter dari puncak gunung. Tak hanya abu vulkanik, masyarakat juga diminta waspada terhadap lahar dingin.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Karo, setidaknya ada empat kecamatan yang lahan tanamannya rusak akibat erupsi Gunung Sinabung. Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Merdeka, Dolat Rayat, Berastagi dan Naman Teran.

Gunung Sinabung berstatus siaga sejak 20 Mei 2019. Sinabung terakhir kali erupsi pada Juni 2019.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin