Berakhir Pekan dengan Wisata Kuliner di Bazar Bakul Jadul

Bazar Bakul Jadul
Kadisbudpar Batam Ardiwinata meninjau kuliner pada Bazar Bakul Jadul di Mega Mall, Jumat (14/8/20). (F: barakata.id/ist)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id- Akhir pekan tiba, wisata kuliner di Bazar Bakul Jadul cocok jadi pilihan untuk hangout. Bazar kuliner di pelataran parkir Mega Mall ini berlangsung 14-17 Agustus mendatang.

Head of Promotion and Event Mega Mall Natalia mengatakan, bazar kuliner berkonsep outdoor ini perdana dilakukan di Mega Mall. Rencananya, kegiatan ini ke depan bakal diadakan tiap akhir pekan.

- Advertisement -

“Ada 24 tenant yang ikut meramaikan. Mereka hadir dengan aneka kuliner yang menggugah selera,” ujarnya, Jumat (14/8/20).

Baca Juga:
Akhir Pekan ke Dataran Engku Hamidah Aja, Ada Busker

Bazar itu mulai dibuka pukul 16.00 sampai 24.00. Kendati mengadakan keramaian, Natalia memastikan pihak manajemen tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Pengunjung yang masuk dicek suhunya oleh karyawan yang bertugas. Penjual dan pembeli wajib pakai masker, dan pastinya menjaga jarak,” kata dia.

Kuliner yang ditawarkan di Bazar Bakul Jadul cukup beragam. Aneka jajanan pasar dan nusantara hadir di sana. Mulai dari serabi, bakso dan lain-lain. Tak lupa aneka kuliner kekinian juga ada.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata mengapresiasi bazar tersebut. namun dia mengingatkan agar setiap kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saat ini kita di masa new normal, kegiatan kita sejalankan dengan pertumbuhan ekonomi dan yang paling penting terapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga:
Disbudpar Ingatkan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan

Ardi mempersilahkan masyarakat yang ingin membuat kegiatan. Syaratnya membuat surat pernyataan berisi menyetujui protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak , menggunakan hand sanitizer, dan sebagainya.

Ardi berharap bazar tersebut juga menyediakan jajanan tradisional khas Melayu. Sehingga makanan-makanan tersebut ikut terpromosikan sebagai budaya tradisional Batam.

“Ada makanan Melayu seperti putu piring, lendot, dan sebagainya,” kata dia.

****

Editor: Asrul R

- Advertisement -