Home Kepulauan Riau Bintan

Belum ada Tersangka Tapi KPK Sudah Obok-Obok Kediaman Bupati Bintan, Berikut Update Perkembangannya

Gedung Kantor KPK

Barakata.id, KEPRI – Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Selasa (2/3) memberikan update perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016 -2018.

Fikri menyampaikan Senin (1/03) Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda yaitu Kantor Bupati Bintan, Kantor BP Bintan, rumah kediaman Bupati Bintan, di Jl Pramuka Lorong Sumba Tanjungpinang dan rumah kediaman di Jl Juanda Tanjung Pinang.

Dari empat lokasi tersebut ditemukan dan diamankan barang bukti diantaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini.

Baca juga : Target Peluru KPK di Kawasan Perdagangan Bebas Bintan, Siapa Bakal Tersangka?

Selanjutnya seluruh dokumen dimaksud akan di validasi dan dianalisa untuk segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Sebelumnya, Jumat (26/01) bertempat di Kantor Kepolisian Tanjung Pinang,Tim Penyidik KPK telah memeriksa beberapa saksi. Mereka adalah MARDIAH (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kab. Mardiah pernah menjabat Kepala BP Bintan 2011-2016.

Berikut, Muhammad Hendri merupakan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bintan & Wakil Kepala BP Bintan tahun 2011-2013.

Baca juga : Apa Kabar Ihsan Yunus di Kasus Korupsi Bansos Covid -19? Begini Kata Pegiat Antikorupsi ke KPK

Terakhir Radif Anandra merupakan anggota (4) Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan tahun 2016-sekarang.

Fikri mengatakan para saksi didalami pengetahuannya terkait tugas pokok dan kewenangan serta SOP pelayanan dari BP Bintan.

KPK Belum Tetapkan Tersangka

Hingga Selasa (2/3), Fikri mengatakan belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini. KPK juga belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya. Sebagaimana telah Fikri sampaikan bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan.

“Kami berharap rekan-rekan media memahami ini dan memberikan waktu tim penyidik KPK menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu,” kata Fikri.

Baca juga : Penghapusan Bebas Cukai di Kawasan FTZ Bikin Resah Dunia Usaha

Fikri juga mengatakan pada waktunya KPK pasti akan memberitahukan kepada masyarakat dan rekan-rekan media tentang konstruksi perkara, alat buktinya apa saja dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya. (Rinto S.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin