Home Warta Ekonomi

Belanja ke Pasar Hang Tuah Cukup Bawa Ponsel, Bye Dompet!

Pasar Hang Tuah
Pemko Batam dan Kpw BI Kepri melaunching sistem QRIS di Pasar Hang Tuah, Batubesar, Nongsa, Rabu (4/11/20) (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id- Masyarakat yang belanja ke Pasar Hang Tuah, Batubesar, Nongsa kini cukup bawa ponsel saja. Tak usah bawa dompet. Hal itu karena Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kepri resmi melaunching Quick Response code Indonesia standar (QRIS) di pasar tersebut, Rabu (4/11/20).

Agar tak usah bawa dompet, pembeli harus punya aplikasi seperti OVO, Dana, LinkAja atau mobile banking yang sudah memiliki QR scanner seperti BCA, BRI, Mandiri, BNI, Sinarmas, Maybank, CIMB dan lainnya.

Baca Juga:
25 Pedagang Pasar Hang Tuah Batubesar Daftar QRIS

Sementara itu, pedagang harus punya barcode QR rekening yang dikeluarkan bank. Karena Pasar Hang Tuah jadi pasar percontohan dan QRIS telah resmi dilaunching, maka barcode QR rekening itu sudah ada di pasar tersebut.

Pemko Batam dan Kpw BI Kepri memang terus menyosialisasikan penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran non tunai di pasar-pasar.

Selain sebagai sistem transaksi antara pembeli dan pedagang, QRIS ini juga dipakai untuk pembayaran retribusi pasar. Hal ini sangat diapresiasi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin.

“Sebelumnya Trans Batam sudah juga sudah menerapkan QRIS. Hari ini pasar Hang Tuah,” ujarnya.

Jefridin mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam menerapkan penggunaan QRIS ini di pasar-pasar lainnya.

Baca Juga:
BI Resmikan Standar QR Code, Transaksi Digital Kian Mudah

Khusus untuk retribusi pasar, sistem QRIS ini memang menekan angka kebocoran. Sebab retribusi langsung masuk ke kas pemerintah. Tapi selain itu, menurut Jefridin QRIS ini juga mempermudah sistem pembayaran. Pembeli dan pedagang tak perlu kontak fisik sehungga turut mengurangi resiko penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kepala KPw BI Kepri, Musni Hardi Kasuma Atmaja mengatakan pihaknya terus mendorong penggunaan QRIS di Batam. Pihaknya saat ini telah merencanakan penggunaan QRIS di beberapa pasar yang ada di Batam.

“Sesuai mandat Kemendagri, Pemda memang diminta menggunakan seluruh sistem pembayaran dengan non tunai. Ke depannya, semoga bisa diikuti pasar lainnya,” ujar Musni.

****

Editor: Asrul R

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin