Home Nusantara

BC Tembak Mati Haji Permata, KKSS Batam Nyatakan Siap Perang

Tadi siang, sekitar puluhan orang anggota dan pengurus KKSS Kota Batam bersama warga Bugis Makassar mendatangi Kanwil DJBC Kepri di Karimun.

Mereka bertolak dari Batam melalui Pelabuhan Sekupang dengan menggunakan dua kapal.

Setelah tiba di dermaga Bea Cukai daerah Meral, Karimun, massa almarhum Haji Permata ini pun bergabung bersama saudara-saudara warga Bugis Makassar dan KKSS Karimun yang lebih duluan hadir di lokasi.

Baca juga:

Tujuan kehadiran massa KKSS Batam ke Kantor Bea Cukai untuk menyampaikan sikap tegas terhadap tindakan semena-semena oknum Bea Cukai menembak mati Haji Jumhan bin Selo alias Haji Permata di perairan Sungai Bela, Tembilahan, Riau pada Jumat (15/1/21) subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Setibanya di lokasi, rombongan yang bertolak dari Batam menggunakan dua feri ini diterima oleh pihak Bea Cukai dan Kapolres Karimun.

Baca juga:

Di gedung Aula Bea dan Cukai itu, menggema pekikan, “Hutang nyawa dibayar nyawa, hutang darah dibayar darah”.

Ungkapan itu merupakan bentuk kecaman terhadap oknum Bea Cukai Tembilahan dan DJBC Kepri yang terlibat dalam penembakan Haji Permata, seorang pengusaha dan juga tokoh masyarakat Bugis Makasar.

“Hutang nyawa dibayar nyawa, hutang darah dibayar darah. Kami mengutuk keras tindakan oknum BC yang menembak mati saudara kami. Tokoh Bugis Makassar,” teriak H. Masrur Amin, SH.,MH, saat tiba di lokasi.

*****

Editor: Ali Mhd

3 KOMENTAR

  1. Sebagai seorang pemimpin atau ketua satu kelompok organisasi kurang etis mengatakan siap perang, alangkah lebih baik jika dikatakan kami siap melawan lewat jalur hukum,karena negara kita negara hukum.tidak mengatakan bahasa bahasa profokatif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin