Home Kepulauan Riau BC Karimun Tindak 3 Mobil Box Bawa Pakaian dan Mikol Bekas Impor

BC Karimun Tindak 3 Mobil Box Bawa Pakaian dan Mikol Bekas Impor

Petugas BC Karimun mengeluarkan karung berisi pakaian bekas dari mobil box di KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, Kamis (3/10/19). (F: Barakata.id/Ist)

Barakata.id, Karimun – Tim Patroli Darat Bea Cukai (BC) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) menindak tiga unit mobil box bermuatan pakaian dan minuman alkohol (mikol) bekas impor. Nilai barang kena cukai itu ditaksir senilai lebih dari Rp254.880.000.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi BC Karimun, Bagus Hariadi menyebutkan, tindakan terhadap tiga unit mobil box itu dilakukan pada Kamis, 3 Oktober 2019. Penegahan dilakukan di pada waktu dan yempat yang berbeda.

Baca Juga : Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp11,4 Miliar ke Singapura Gagal

Penegahan pertama, Kamis (3/10/19) sekira pukul 01.50 WIB. Petugas menegah dua mobil box dengan nomor polisi BP 8827 KY dan BP 8362 KY yang diduga membawa Barang Kena Cukai (BKC) berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) Golongan A dan pakaian bekas diduga bekas impor.

“Penindakan terhadap dua mobil itu dilakukan di kawasan simpang Teluk Lekup, Kecamatan Tebing Karimun,” ujar Bagus dalam siaran persnya, Rabu (16/10/19).

Kemudian, penegahan kedua dilakukan sekitar pukul 02.20 WIB terhadap satu mobil box, dengan nomor polisi BP 8186 KY di Batu Lipai, Kecamatan Meral Karimun.

Bagus mengatakan, mobil box tersebut kedapatan membawa muatan berupa MMEA Golongan A. Selanjutnya petugas memerintahkan sopir untuk membawa mobil box beserta muatannya tersebut ke KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

“Sesampainya di KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, petugas melakukan pencacahan dan pemeriksaan fisik yang disaksikan juga oleh sopir dan kernet,” ujarnya

Dari pencacahan dan pemeriksaan fisik ketiga mobil tersebut hasilnya adalah, dtemukan sebanyak 9.024 kaleng MMEA Golongan A merk Carlsberg, 5.136 kaleng MMEA Golongan A merk Tiger dan 50 karung pakaian bekas.

Petugas BC Karimun menegah mobil box bermuatan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) Golongan A, Kamis (3/10/19). (F: Barakata.id/Ist)

Barang-barang hasil penindakan tersebut diperkirakan mempunyai nilai kurang lebih Rp254.880.000. Sedangkan untuk potensi kerugian negara yang disebabkan barang-barang hasil penindakan tersebut sekitar Rp70.092.000.

Baca Juga : Bebas Cukai di Kawasan FTZ BBK Resmi Dicabut

Dari penindakan ini, BC sudah menetapkan dua tersangka yakni sopir berinisial HR, dan A sebagai pemilik mobil. Mereka diduga telah melanggar Undang-Undang Pabean Nomor 39 Tahun 2007 dan Undang-Undang Cukai Nomor 17 Tahun 2006.

“Terhadap barang bukti telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara. Kasus tersebut saat ini sedang dalam tahap penyidikan,” pungkas Bagus.

*****

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin