Home Kepulauan Riau Batam

Bawa Sabu 19 Kg dengan Kapal, Dua Pengedar Ditangkap di Pantai Bintan

85
Kabid Humas Polda Kepri, Harry Goldenhardt didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi menunjukkan barang bukti sabu di Mapolda Kepri, Batam, Senin (30/12/19). (F: Barakata.id)

Barakata.id, Batam – Dua pengedar sabu ditangkap Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri di Pantai Mantang, Kabupaten Bintan, Senin (23/12) sekira pukul 23.00 WIB. Mereka kedapatan membawa sabu seberat 19 kilogram (kg) dengan speedboat.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pihaknya sudah mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat 19.255 gram dari kedua pelaku. Dua orang itu adalah FP dan AD.

Harry mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri dari masyarakat sekitar, bahwa ada dua orang laki-laki membawa benda diduga narkoba. Personel Subdit III kemudian menuju ke lokasi dimaksud untuk pengecekan.

Baca Juga :
Dua Warga Bintan Simpan Sabu 18 Kg Dalam Jerigen

Setibanya di lokasi, anggota mendapati dua orang laki-laki sesuai dengan informasi yang diterima.

“Anggota kemudian melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap dua orang laki-laki tersebut. Dari keterangan di tempat, keduanya diketahui berInisial FP alias MN dan AD Bin AM,” kata Harry dalam jumpa pers di Mapolda Kepri, Senin (30/12/19).

Harry Goldenhardt yang didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi mengatakan, FP alias MN dan AD Bin AM ditangkap di pantai Pulau Mantang Riau, Bintan, Senin (23/12/19) sekira pukul 23.00 WIB.

Jerigen Yang dipakai kedua pelaku menyimpan bungkusan berisi sabu. (F: Barakata.id)

Saat diamankan, pelaku FP didapati membawa, memiliki, dan menyimpan narkotika jenis kristal bening diduga sabu sekira seberat 19.255. Sabu itu disimpan di dalam satu jerigen warna biru yang berisikan 10 bungkus kristal bening diduga sabu.

Barang terlarang itu yang dibungkus dengan plastik bening itu beratnya sekitar 10.823 gram. Kemudian ada pula satu jerigen warna biru yang berisikan 8 bungkus kristal bening diduga sabu yang dibungkus dengan plastik bening sekira seberat 8.432 gram.

Belasan kilogram sabu dalam jerigen itu terletak di atas speadboat berbahan fiber dengan mesin 85 PK.

Barang bukti lain yang diamankan adalah, 1 unit handphone warna putih merk Xiaomi Redmi 6 dengan kartu XL beserta Nomor 085900285920, 1 unit handphone warna hitam merk Nokia 106 dengan kartu Simpati beserta nomor 081273189089.

“Selain itu juga ada empat lembar pecahan uang Rp100 ribu, dan satu lembar pecahan uang Rp50 ribu,” kata Harry.

Baca Juga :
Polda Kepri Rebus 1.220,7 Gram Sabu Lalu Dibuang ke Septic Tank

Selanjutnya, dari pelaku berinisial AD disita 1 lembar KTP asli atas nama tersangka, 1 unit handphone warna putih merk Oppo dengan kartu Axis beserta nomor 083161249108, dan kartu Simpati beserta nomor 081387755187.

Kemudian, 1 unit handphone warna ungu merk Nokia N1280 dengan kartu simpati dengan nomor 081275212645, serta 1 unit kapal pompong kayu dengan mesin Jiangdong 32 PK.

Harry mengatakan, dari hasil interogasi terhadap pelaku, mereka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang dengan inisial NS yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO/buron).

Harry menegaskan, para pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin