Home Kepulauan Riau

Batam Menuju Kota Layak Anak, Tim Verifikasi Cek 11 Lokasi

62
Batam meraih penghargaan Kota Layak Anak 2018 kategori Pratama. (Dok. HUmas Pemko Batam)

Batam – Kota Batam sedang menuju predikat Kota Layak Anak tahun 2019. Saat ini, tim verifikasi lapangan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tengah mengevaluasi hasil pengecekan di 11 lokasi.

Ke-11 lokasi yang dicek tim verifikasi lapangan itu di antaranya, Kecamatan Lubuk Baja, Kelurahan Tiban Lama, Shelter dan P2TP2A, serta Polresta Barelang. Tim juga meninnjau Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam, Taman Tuah Melayu, Taman Hang Tuah, KPA, LKSA Radmila dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan (LK3).

Kepala Dinas pemberdayaan Perempuan, Perilindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kota Batam, Umiyati mengatakan, proses pengecekan tim verifikasi di lapangan berlangsung pada 28 sampai 30 April 2019. Tim mendatangi lokasi dan lembaga-lembaga yang membidangi masalah pengawasan dan perlindungan anak.

“Tim juga melakukan dialog langsung dengan anggota Forum Anak Kota Batam,” kata Umiyati di Batam, Jumat (3/5/19).

Menurut dia, dari hasil evaluasi tim verifikasi, nantinya Pemerintah Kota Batam juga bisa mengetahui dan mengevaluasi sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi agar Batam dapat menjadi Kota Layak Anak.

“Masih ada waktu bagi kita untuk melengkapi apa yang masih menjadi kekurangan,” katanya.

Umiyati mengatakan, tahapan evaluasi Kota Layak Anak 2019 sudah dimulai sejak Maret lalu. Proses verifikasi diawali dengan pemberian pelatihan dan dilanjutkan dengan pengiriman aplikasi via online.

Selanjutnya dilakukan penilaian mandiri berupa penginputan data oleh masing-masing daerah. Untuk penginputan data ini, di website resmi Kota Layak Anak ada 5 cluster yang harus diisi dengan jumlah pertanyaan lebih dari 700 pertanyaan.

Lima cluster itu adalah, Cluster I tentang Hak Sipil dan Kebebasan, Cluster II tentang Dukungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Cluster III tentang Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan. Kemudian Cluster IV tentang Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya, serta Cluster V tentang Perlindungan Khusus.

“Kota Batam lulus dalam verifikasi administrasi yang dilakukan pada 6 sampai 20 April 2019. Makanya sekarang dilakukan verifikasi lapangan,” kata mantan Camat Bengkong ini.

Tahapan verifikasi final akan dilaksanakan pada Juli 2019 yang dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan Kota Layak Anak.

Capaian Tahun Lalu

Untuk diketahui, tahun lalu Batam sudah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak kategori Pratama. Tahun 2018, ada 117 kabupaten dan kota se-Indonesia yang meraih penghargaan Kota Layak Anak dari berbagai kategori.

Penghargaan Kota Layak Anak dibagi menjadi empat kategori, yakni kategori Pratama, Madya, Nindya dan Utama. Ummiyati berharap, tahun ini Batam bisa meningkatkan kategori penghargaan dari Pratama menjadi Madya.

Penghargaan Anugerah KLA merupakan upaya Kementerian PPPA untuk mendorong kabupaten/kota di Indonesia lebih berkomitmen dan berupaya keras memenuhi hak dan perlindungan khusus anak.

Koordinator Tim Verifikasi Lapangan Kota Layak Anak 2019, Taufieq Uwaidha mengatakan, pengecekan lapangan dimaksudkan untuk mengetahui apakah kondisi di lapangan sesuai dengan yang dilaporkan ke Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu juga untuk memberikan pembinaan kepada daerah terkait penerapan Kota Layak Anak.

Dari pengecekan di lapangan, tim akan mengevaluasi dan rekomendasi agar pemerintah dan lembaga-lembaga yang mengurusi soal anak di daerah bisa melakukan pembenahan terhadap penanganan dan fasilitas umum yang dikhususkan untuk anak.

“Ada beberapa hal yang kami cek. Seperti kondisi ruang terbuka bagi anak, penanganan kasus kekerasan terhadap anak serta perlindungan terhadap anak yang ada di daerah tersebut,” katanya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin