Batam Masuk Finalis Kota Cerdas, Pemko Target Raih 13 Juara

42
Tulisan Welcome to Batam terlihat dari perairan di kawasan Batam Centre. Tahun ini Batam masuk menjadi finalis Kota Cerdas.

Barakata.id, Batam – Kota Batam kembali masuk menjadi finalis Kota Cerdas tahun 2019. Ini adalah kali kedua Batam menjadi finalis setelah tahun 2017 sukses meraih 10 juara dari 13 kategori yang dilombakan.

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan meraih semua kategori tersebut.

Baca Juga : Sah, Wali Kota Batam Jabat Ex-Officio BP Batam

Kota Cerdas merupakan agenda dwi tahunan besutan Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC). Sebagai kota yang berpenduduk lebih dari 1 juta jiwa, Batam dimasukkan dalam penilaian untuk kategori kota besar.

“Tim Pemerintah Kota Batam sudah mengisi formulir secara daring (online). Dan tim RKCI akan turun memverifikasi kuesioner tersebut pada Kamis-Jumat ini,” kata Asisten Administrasi Umum Setdako Batam, Zarefriadi di Kantor Wali Kota Batam, kemarin.

Adapun klarifikasi dan konfirmasi yang dilakukan terkait dengan ekonomi cerdas (smart economy), sosial cerdas (smart social), lingkungan cerdas (smart environment), manusia cerdas (smart people), tata kelola cerdas (smart governance and management), serta infrastruktur, teknologi, dan informasi cerdas (smart infrastructure, technology, and information).

Kuesioner untuk smart economy mencakup antara lain tentang jumlah pasar, rata-rata pengeluaran dan pendapatan per kapita, pendapatan domestik bruto, indeks harga konsumen, seputar industri mikro kecil menengah dan industri kreatif, hingga pariwisata.

Penilaian ekonomi cerdas ini juga mencakup panjang jalan, persentase panjang jalan dengan jumlah kendaraan, sampai sarana prasarana transportasi massal.

“Sementara untuk smart social itu mencakup bidang pendidikan, kemanan, kesehatan, perumahan, pelayanan publik, serta pelestarian kebudayaan dan sejarah,” sebutnya.

Pengisian kuesioner tersebut tak cuma melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam. Tapi juga pihak swasta dan instansi vertikal lainnya.

Menurut Zarefriadi, Kota Batam pada 2017 lalu berhasil mendapatkan 10 penghargaan dari 13 kategori yang tersedia. Untuk itu, pada ajang Kota Cerdas 2019 ini, Pemko Batam menargetkan bisa meraih penghargaan untuk seluruh kategori penilaian.

Kota cerdas merupakan sebuah visi pengembangan perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dan teknologi Internet of things dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota.

Baca Juga : Semangat Totalitas Milenial Batam di Festival Pemuda Kreatif 2019

Kompetisi ini sendiri mendukung transformasi menuju smart X dengan target peserta organisasi pemerintah daerah maupun startup.

Dijelaskannya, smart city tidak identik kota plus teknologi, aspek budaya mengenali persoalan dasar kota menjadi sangat penting.

Tata kelola cerdas juga penting termasuk penegakan hukum bagi yang melanggar, seperti parkir, pedagang kaki lima, dan pembuangan sampah.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini