Home Kepulauan Riau Batam dan Tanjungpinang PPKM Darurat, Bulog Bantu Beras

Batam dan Tanjungpinang PPKM Darurat, Bulog Bantu Beras

296
Batam dan Tanjungpinang PPKM Darurat
Ilustrasi. (F: Istimewa)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Kepulauan Riau- Kota Batam dan Tanjungpinang masuk dalam daftar penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Hal itu diungkapkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartanto. Dia menegaskan, PPKM darurat akan diterapkan di 15 daerah di luar Jawa dan Bali.


Airlangga mengatakan, parameter ditetapkannya kota atau kabupaten masuk dalam PPKM darurat ini melalui beberapa aspek, yakni level assesmen 4, tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di atas 65 persen.

Baca Juga:

“Kemudian kasus naik signifikan, dan capaian vaksinasi di bawah 50 persen, maka pemerintah mendorong penerapan PPKM darurat,” ucap Airlangga, Jumat (9/7/21) dalam konfrensi pers virtual melalui YouTube Perekonomian RI.

PPKM darurat ini akan diterapkan mulai 12 Juli 2021 sampai keputusan berikutnya.

Namun pemerintah pusat memberikan dukungan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota yang menerapkan PPKM darurat.

“Berupa bantuan beras dan bantuan produktif usaha mikro (BPUM),” ujarnya.

Bantuan beras dari Bulog itu akan diberikan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan 10 juta KPM program Bantuan Sosial Tunai (BST). Masing-masing KPM akan menerima beras sebanyak 10 kilogram.

Baca Juga:

Selain Batam dan Tanjungpianng yang masuk daftar PPKM darurat 13 kota/kabupaten lain yaitu Singkawang, Pontianak(Kalimantan Barat), Padangpanjang, Padang dan Bukittinggi (Sumatera Barat).

Kemudian di Kaltim yaitu kota Balikpapan, Bontang, dan Berau. Kemudian Papua Barat di Kota Sorong dan Manokwari. Serta di Bandar Lampung (Lampung) lalu di Mataram (NTB) dan Medan (Sumatera Utara).

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin