Home Kepulauan Riau Batam

Batam Akan Bangun Sirkuit Bertaraf Internasional

Batam Akan Bangun Sirkuit
Kepala IMI yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengunjungi lokasi rencana pembangunan sirkuit di kawasan Nongsa, Batam didampingi Kepala BP yang juga Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Ketua IMI Kepri, Jumat (4/6/21).(F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Demi menambah daya tarik wisata dan menumbuhkan perekonomian, Batam akan bangun sirkuit bertaraf internasional dalam waktu dekat. Pembangunan sirkuit itu merupakan koordinasi antara Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Sirkuit itu akan dibangun di kawasan pariwisata Nongsa. Tepatnya di sekitar Kebun Raya Batam. Sirkuti itu dibangun di atas lahan seluas 154 hektar. Berdekatan pula dengan waduk Nongsa.

BP Batam juga telah membebaskan 35 persen lahan di sekitar lokasi untuk mendukung pembangunan sirkuit.

Baca Juga:

Untuk memastikan pembangunan sirkuit ini, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo meninjau rencana pembangunan sirkuit itu di kawasan Nongsa, Jumat (4/6/21).

Kunjungan itu diterima langsung oleh Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi. Turut hadir pula dalam peninjauan itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Rudi mengatakan, kunjungan Ketua MPR RI itu ke Batam menunjukkan keseriusan dalam mendukung pembangunan sirkuit di Batam.

“Terimakasih bapak Bambang Soesatyo telah berkunjung ke Batam,” kata Rudi.

Rudi berjanji dalam waktu dekat rencana tersebut akan disampaikan pula kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Dewan Kawasan Kota Batam. Sehingga rencana pembangunan itu dapat terealisasi dan berjalan lancar.

Namun, menurut dia, untuk membangun sirkuit tak cukup hanya menyediakan lahan. Tapi juga harus memperbaiki akses menuju ke sana, di antaranya konektivitas jalan, pelabuhan laut dan bandara.

Selain itu akses pendukungnya juga perlu dibenahi. Untuk itu dalam waktu dekat BP Batam juga akan merevitalisasi Bandara Hang Nadim.

“Itu semua kita lakukan tentunya juga untuk mendukung pembangunan sirkuit di Batam ini,” katanya.

Menurut Rudi, kehadiran sirkuit itu akan mendorong ekonomi Batam. Selain itu juga akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Batam.

“Dan saya yakin kalau ini jadi, wisman-wisman yang datang ke Batam 80 persen adalah orang kaya,” jelasnya.

Sementara itu Bambang Soesatyo mengatakan dari hasil peninjauannya, lahan yang akan dibangun sirkuit bagus dari berbagai aspek. Terutama dari sisi geografisnya yang dekat dengan Singapura dan Malaysia.

“Karena memang target kita adalah wisman dari sana,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, wisman dari kedua negara tersebut datang ke Batam untuk kegiatan rutin, seperti pelatihan, menyalurkan hobi dan menyimpan kendaraan serta perlengkapannya di Batam.

Ssehingga setiap akhir pekan mereka datang tinggal bawa badan saja. Tapi fasilitas mereka di Batam sudah tersedia.

“Ini yang kita dorong untuk mendukung pariwisata olahraga otomotif dan harus kita optimalkan untuk menyelamatkan devisa negara kita yang selama ini tercurah ke Singapura saat pelaksanaan turnamen F1,” kata dia.

Bambang berharap sirkuit yang akan dibangun itu tidak hanya untuk Motor GP saja, tapi bisa untuk Formula One, Rally Offroad, Motor Cross dan otomotif lainnya. Pihaknya dari IMI akan mendukung penuh rencana tersebut.

Baca Juga:

Menurut dia, potensi kehadiran sirkuit ini sangat menggiurkan.

“Setiap event paling tidak ada 152 negara yang akan mengirimkan wakilnya untuk datang,” kata Bambang.

Tak heran, jika dalam setiap event perputaran uang tentu tak sedikit, bahkan mencapai triliunan. Untuk itu dia berharap pembangunan sirkuit di Batam ini segera terealisasi.

***

Editor: Asrul R

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin